Pakar Epidemiologi: Sumbar Masuki Gelombang Kedua Covid-19

Pakar Epidemiologi Sumbar Masuki Gelombang Kedua Covid19 Ilustrasi (dok.covesia.com )

Covesia.com - Pakar epidemiologi Universitas Andalas, Defriman Djafri, menyebut Sumatera Barat (Sumbar) sudah memasuki gelombang kedua pandemi Covid-19. 

Hal tersebut, kata dia, berdasarkan data laporan harian Covid-19 yang menunjukkan terjadinya lonjakan kasus positif di Sumbar pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7/2020) lalu.

Pada hari itu, tim gugus tugas setempat mengumumkan ada penambahan 41 kasus positif di Sumbar.

"Kalau kita lihat kurvanya kita sudah masuk ke dalam gelombang kedua," ujarnya saat dihubungi Covesia via telepon hari ini, Rabu (5/8/2020).

Diketahui, kasus positif pertama dilaporkan di Sumbar terjadi Kamis (26/3/2020). Saat itu, ada 5 warga Sumbar yang dilaporkan terjangkit virus SARS-CoV-2. 

Kemudian, kurva mencapai puncak untuk pertama kalinya pada Minggu (24/5/2020) dengan diumumkannya 35 kasus positif. Inilah yang dimaksud Defriman dengan gelombang pertama.

Setelah itu, pada Juni, jumlah kasus positif yang dilaporkan tiap harinya mengalami penurunan. Bahkan, ada yang satu hari dilaporkan nol kasus positif.

Akan tetapi, seperti dilaporkan, pada akhir Juli, kurva kembali mencapai puncak dengan terjadinya lonjakan kasus positif 41 orang. Maka, terbentuklah gelombang kedua.

Kondisi itu disebabkan masuknya perantau ke Sumbar pada Hari Raya Idul Adha. Selain itu, kata dia, penambahan kasus positif juga disebabkan karena tidak disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan dan jika perlu menggunakan sanksi dalam penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

Diberitakan, Juru Bicara Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, jumlah kasus positif Covid-19 di Sumbar per hari ini mencapai 1.007 kasus.

(fkh/adi)

Berita Terkait

Baca Juga