Lewat Video, Buk Emi PKL yang Lontarkan Makian ke Wali Kota Padang Mahyeldi Minta Maaf

Lewat Video Buk Emi PKL yang Lontarkan Makian ke Wali Kota Padang Mahyeldi Minta Maaf Buk Emi (tengah) bersama dan anaknya Eni (kanan), menyampaikan permintaan maaf kepada Wali Kota Padang Mahyeldi melalui video didampingi politisi PPP Mahesa (kiri). Sumber: istimewa

Covesia.com - Seorang ibu, pedagang kaki lima Pantai Padang, yang videonya sempat viral di media sosial di Padang, lantaran melontarkan kata-kata kotor kepada Wali Kota Padang, Mahyeldi beberapa waktu lalu. 

Dalam video yang diterima Covesia.com, Sabtu (8/8/2020), politisi PPP Maidestal Hari Mahesa berbincang dengan Buk Emi yang kemudian diketahui adakah PKL yang sempat "mengamuk" dalam video viral tersebut. 

Dalam video berdurasi sekitar 3 menit itu, Mahesa mengatakan sangat mengenal Buk Emi beserta anak-anaknya, lantaran masih "satu kampung" di Berok, Padang.

"Kebetulan saya sangat dekat dengan Buk Emi, dengan Eni, dengan Desi, dengan Riki, keluarga beliau saya tahu semuanya. Beliau tinggal di Berok, kebetulan orang tua saya dulu tinggal di Berok," ungkap Mahesa dalam video tersebut, ditulis Covesia.com, Sabtu (8/8/2020).

Mahesa mengatakan, Buk Emi lewat video tersebut ingin menyampaikan permintaan maaf kepada Wali Kota Padang, atas tindakannya yang sudah bikin heboh Kota Padang.

Selanjutnya, Buk Emi memberikan penjelasan atas kejadian yang viral itu, dan menyampaikan permintaan maafnya.

"Saya ingin minta maaf kepada bapak Wali Kota Padang, saya sudah melontarkan kata-kata yang tidak pantas ke bapak," ucapnya.

Dia mengaku malu atas tindakannya itu, hingga video tersebut tersebar ke banyak orang khususnya di Kota Padang.

"Malu bapak, saya juga malu pak, karena bapak Wali Kota, saya merasa salah dan saya meminta maaf kepada bapak dan keluarga besar pak Wali Kota dan seluruh masyarakat Kota Padang," ungkapnya.

Dia juga berkeinginan untuk bisa bertemu dengan Mahyeldi secara langsung, guna menyampaikan permintaan maafnya.

Emi berharap, terkait usahanya yang hanya sebagai pedagang kaki lima ada solusi bagi perekonomian keluarganya. 

"Kalau bisa bagaimana usaha saya seperti semula, kalau bisa bapak kabulkan, kalau bisa bertemu langsung dengan bapak," pungkasnya.

Baca juga: Viral Video Dimaki Pedagang, Ini Tanggapan Mahyeldi

Sebelumnya, peristiwa tidak mengenakkan antara Buk Emi dan anaknya dengan Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah sudah membuat publik di Padang gerah. 

Peristiwa yang dinilai tidak pantas oleh banyak orang itu memantik "dinamika" baru di masa persiapan pilkada Sumbar 2020. 

Namun, ketika ditanya wartawan atas peristiwa itu, Mahyeldi mengaku tidak marah dan tidak akan membawa persoalan kata-kata kotor itu ke proses hukum. 

Dia mengaku tidak marah dan memaafkan warga tersebut. 

"Saya kira itu adalah hal biasa. Saya tidak marah," ujarnya.

Dia menyatakan tidak setiap warga Kota Padang bisa menerima dengan baik perbaikan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang. 

"Itu adalah konsekuensi jadi Wali Kota Padang. Yang jelas, saya selaku Wali Kota akan memberikan yang terbaik untuk Kota Padang," jelasnya.

(rdk)


Berita Terkait

Baca Juga