Pentingnya Sertifikasi P-IRT untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM

Pentingnya Sertifikasi PIRT untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM

Covesia.com - UMKM Jajanan Sehat Umi Wiwik, salah satu UMKM yang sedang berkembang yang mulai merintis usaha sejak 3 tahun yang lalu, berlokasi di Padang Tae, Nagari Ampiang Parak, Pesisir Selatan.

UMKM Umi Wiwik memproduksi aneka jajanan sehat dan produk serundeng menjadi salah satu produk andalan yang cukup diminati konsumen. Dalam menjalankan usahanya, UMKM Umi Wiwik banyak menghadapi berbagai kendala dan tantangan. 

Dosen Unand melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Membantu Usaha Berkembang melakukan pendampingan dan pembinaan pada usaha UMKM Umi Wiwik agar dapat menjalankan usaha dengan baik dan berdaya saing.

Salah satu Program Kegiatan yang dilakukan dalam Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah pendampingan dalam mengurus izin edar produk UMKM Umi Wiwik. 

Kegiatan ini di ketuai oleh Dr. Ns. Rika Sarfika, M.Kep yang merupakan dosen Fakultas Keperawatan Unand. Anggota tim ini terdiri dari Felga Zulfia Rasdiana S.TP, M.Si dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian, Luciana Luthan SE, M.Si, Ak, CA yang merupakan dosen dari Fakultas Ekonomi Bisnis, dan Ns. Mulyanti Roberto Muliantino, M.Kep dosen dari Fakultas keperawatan.

Felga Zulfia Rasdiana, S.TP, M.Si, dosen Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Andalas selaku narasumber dalam kegiatan ini memberikan penjelasan terkait pentingnya mengurus izin edar bagi produk pangan dalam kemasan yang dijual ke konsumen. Izin edar yang perlu diurus oleh UMKM Umi Wiwik adalah Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

Sertifikat P-IRT memiliki arti penting sebagai bukti tertulis yang dikeluarkan oleh Bupati/Walikota yang menyatakan bahwa suatu produk pangan yang diedarkan telah layak dan benar-benar memenuhi standar produksi yang ditentukan pemerintah. 

Dengan adanya P-IRT suatu produk, dapat memberikan ketenangan dan jaminan bagi konsumen bahwa produk pangan yang diproduksi UMKM memang layak dikonsumsi serta aman bagi kesehatan. Manfaat yang tak kalah penting dari adanya sertifikat P-IRT adalah meningkatkan daya saing produk pangan industri rumah tangga ditengah banyaknya pesaing usaha sejenis lainnya serta dapat menjadi sarana untuk memperluas pemasaran produk. Saat ini banyak konsumen cerdas dan teliti dalam membeli produk, mereka akan cenderung membeli produk yang telah memiliki izin edar dibandingkan dengan produk yang belum berizin.

Dalam pemaparan juga disampaikan mengenai tata cara atau alur pengurusan sertfikat P-IRT dan persyaratan apa saja yang harus dipenuhi oleh UMKM Umi Wiwik untuk mendapatkan sertifikat P-IRT.

Syarat utama yang harus dipenuhi oleh UMKM Umi Wiwik untuk mendapatkan Sertifikat P-IRT adalah telah mengikuti Penyuluhan Keamanan Pangan yang diselenggarakan oleh Dinas terkait, kegiatan ini harus dibuktikan dengan sertifikat pelatihan. 

Persyaratan lainnya adalah sarana produksi dan proses produksi telah memenuhi standar CPPB (Cara Produksi Pangan yang Baik), memiliki label produk yang sesuai ketentuan dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). 

Untuk pengurusan Sertifikat P-IRT dapat dilakukan dengan mengajukan permohonan kepada Bupati/Walikota melalui Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu/Dinas Kesehatan. Selanjutnya permohonan akan diproses dan menunggu waktu pelaksanaan penyuluhan keamanan pangan (bagi yang belum mengikuti). Setelah segala administrasi terpenuhi, pihak Dinkes/Dinas terkait akan melakukan survey/kunjungan ke lokasi usaha untuk memeriksa kondisi sarana produksi. 

Saat ini, untuk pengurusan sertifikat P-IRT dapat juga dilakukan secara online melalui aplikasi SPP-IRT yang terintegrasi dengan Sistem OSS (Online Single Submission). Pengurusan secara online ini memerlukan berbagai dokumen persyaratan yang perlu diunggah pada situs web resmi OSS, yang kebanyakan UMKM akan kesulitan untuk melakukannya dibandingkan dengan datang langsung ke Dinas terkait.

Harapan nya, melalui pendampingan oleh Tim PKM Unand, UMKM Umi Wiwik akan memperoleh sertfikat P-IRT segera sehingga akan berdampak terhadap daya saing produk Umi Wiwik dan akan meningkatkan nilai jual. 

Penulis: Felga Zulfia Rasdiana S.TP, M.Si (Sekretaris Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UNAND) 

Baca Juga