Permalukan Milan di Kandang, Juventus Masih Perkasa di Liga Italia

Permalukan Milan di Kandang Juventus Masih Perkasa di Liga Italia Ronaldo (daylimail)

Covesia.com - Juventus membawa pulang kemenangan 2-0 dari kandang AC Milan dalam pertandingan lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Senin dini hari WIB.

Hasil itu membuat Juventus kian mantap di puncak klasemen dengan raihan 34 poin sekaligus memperlebar jarak dari Napoli (30) di peringkat kedua, sementara Milan (21) tertahan di urutan kelima, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Juve membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan delapan menit, umpan silang Alex Sandro dari sisi kiri sukses disambar Mario Mandzukic yang menyusup ke belakang Ricardo Rodriguez dengan tandukan kepalanya.

Mandzukic hampir kembali mencetak gol dengan proses serupa beberapa saat kemudian, namun kami ini Alessio Romagnoli mampu melakukan halauan.

Sepakan Suso dari jarak jauh masih dapat dihentikan Wojciech Szczesny. Tetapi Milan diberi hadiah penalti setelah peninjauan VAR pada menit ke-40, di mana Mehdi Benatia memblok bola Gonzalo Higuain dengan tangannya.

Mantan penyerang Juventus itu bertindak sebagai eksekutor, namun sepakannya lemah dan Szczesny mampu menepisnya. Ini bukan pertama kalinya Higuain gagal memaksimalkan penalti pada pertandingan besar.

Milan memasukkan Patrick Cutrone pada babak kedua dan sang pemain hampir segera memberikan dampak, memicu serangan balik berbahaya yang masih dapat dihentikan Benatia sebelum sang penyerang muda berpeluang menyelesaikan umpan silang Higuain.

Juve melakukan serangan balik serupa dari tendangan sudut Milan, namun penyelesaian Cristiano Ronaldo masih dapat dihalau kiper Gianluigi Donnarumma.

Saat tuan rumah begitu bernafsu untuk menyamakan kedudukan, Juve justru menggandakan keunggulan mereka. Sapuan buruk Diego Laxalt membuat Joao Cancelo menguji Donnarumma di area tiang dekat, bola yang ditepis tak sempurna justru jatuh ke ruang tembak Ronaldo yang dengan sigap menyambarnya untuk menciptakan gol perdananya dalam tujuh penampilan di San Siro.

Beberapa saat kemudian, Higuain membiarkan emosi menguasai dirinya. Ia mendapat kartu kuning karena pelanggarannya terhadap Benatia, berteriak ke depan wajah wasit, dan dikeluarkan dari lapangan. Pemain dengan nama panggilan Pipita ini berderai air mata ketika ia meluapkan kemarahannya kepada semua ofisial yang ditemuinya. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga