Sempat Unggul Dua Gol, Persija Akhirnya Takluk di GBK

Sempat Unggul Dua Gol Persija Akhirnya Takluk di GBK Selebrasi Bruno Matos lewat gol kedua Persija Jakarta ke Gawang Ceres Negros, Selasa (23/4/2019) (Dok: Persija)

Covesia.com - Sempat unggul dua gol, Persija Jakarta harus rela kalah dari Ceres Negros pada laga matchday keempat Grup G Piala AFC 2019. Macan Kemayoran tumbang 3-2.

Berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (23/4/2019) sore WIB, Persija langsung tampil menekan. Laga baru berjalan tiga menit, Macan Kemayoran sudah mampu mengancam.

Bermula dari umpan silang Ismed Sofyan, bola yang tak mampu disambut oleh Riko Simanjuntak mengarah ke Novri Setiawan. Ia kemudian mampu mengontrol bola dengan dada, tapi sepakannya dengan sigap diamankan Roland Muller.

Tak tinggal diam, tim tamu membalas pada menit ke-8. Skema apik sepak pojok Ceres menimbulkan kemelut di depan gawang Persija.

Mike Ott berhasil mengirim umpan tarik kepada Bienvenido Maranon meski bola nyaris keluar lapangan. Maranon langsung menyambarnya lewat sepakan kaki kanan yang dengan gemilang berhasil ditepis Andritany Ardhiyasa.

Pada menit ke-19, anak asuhan Ivan Kolev punya peluang emas untuk membuka keunggalan usai wasit menunjuk titik putih. Penalti diberikan setelah Sandi Sute yang menerima umpan dari Bruno Matos dilanggar oleh Super.

Namun Bruno Matos yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan pemain asal Brasil masih terlalu lemah sehingga mudah ditangkap oleh Muller.

Setelah itu, laga berlangsung ketat. Hal ini membuat kedua tim kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya. Hingga babak pertama usai skor 0-0 tak berubah.

Di babak kedua, Persija akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit ke-49. Sepakan bebas Ismed Sofyan di sisi kanan pertahanan Ceres mampu diteruskan dengan sundulan oleh Sandi Sute untuk memperdayai Muller.

Enam menit berselang dari gol Sandi Sute, Persija menggandakan kedudukan lewat gol Bruno Matos. Gol ini kembali berawal dari skema bola mati yang dieksekusi oleh Ismed. 

Sepakan pemain 39 tahun ini diteruskan ke dalam kotak penalti dengan sundulan oleh Novri. Bola menghampiri ke Bruno Matos yang kemudian mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan mendatar.

Unggul 2-0, Andritany dkk mengendurkan serangan ke arah gawang Muller. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh skuat Risto Vidakovic untuk melancarkan tekanan ke gawang tuan rumah.

Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-70. Sepakan bebas Miguel Tanton yang tak mampu disambut para pemain Ceres justru mengecoh Andritany dan mengubah skor menjadi 2-1.

Gol Tanton melecut Ceres untuk menyamakan kedudukan. Sementara Persija semakin sulit keluar dari tekanan tim tamu.

The Busmen mampu menyamakan kedudukan di menit ke-85. Umpan silang Stephan Schrock mampu dari sisi kiri disambut sundulan keras oleh Maranon yang menghujam deras gawang Persija.

Petaka bagi tim tuan rumah ternyata belum berakhir sampai di sini. Di masa tambahan waktu Ceres mampu berbalik unggul 3-2.

Manuel Ott memastikan kemenangan Ceres usai ia membobol gawang Andritany lewat sepakan voli dari dalam kotak penalti. Pemain timnas Filipina ini memanfaatkan umpan yang diberikan oleh Schrock.

Hasil ini membuat Ceres kokoh di puncak klasemen Grup G dengan poin sempurna 12 dari empat laga. Sementara bagi Persija kekalahan di kandang membuat peluang mereka melaju ke fase gugur semakin berat.

Mereka kini berada di peringkat ketiga Grup G dengan empat angka. Persija tertinggal tiga angka dari Becamex Binh Duong yang berada di urutan kedua.

Susunan pemain

Persija : Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurrahman, Dany Saputra; Sandi Sute, Rohit Chand; Riko Simanjuntak, Ramdani Lestaluhu, Novri Setiawan; Bruno Matos

Ceres Negros : Roland Muller; Martin Steuble, Alvaro Silva, Carlos Muriga, Manuel "Super" Herrera; Mike Ott, Kevin Ingreso, Jose Porteria, Omid Nazari; Bienvenido Maranon, Stephan Schrock

(dtc/dnq)

Berita Terkait

Baca Juga