Jalani Ramadhan Pertama di Indonesia, Ini Tanggapan Shukurali Pulatov

Jalani Ramadhan Pertama di Indonesia Ini Tanggapan Shukurali Pulatov Shukurali Pulatov dan dua anaknya. Foto: Yumami

Covesia.com - Legiun asing yang membela Semen Padang FC asal Uzbeskistan, Shukurali Pulatov, bek yang sebelumnya membela Neftchi Fergana di Superliga Uzbekistan ini menjadi satu dari beberapa pemain asing muslim di Indonesia. Puasa 1440 H di tahun ini menjadi puasa perdana Pulatov di Indonesia.

Pulatov sendiri mengakui meski menjalankan Ramadhan pertama di Indonesia, itu tidak masalah baginya. Ditemui Selasa (7/5/2019) siang di Mess pemain Semen Padang FC, Indarung, Pulatov menyebutkan mayoritas muslim yang ada khususnya di kota Padang hampir sama dengan negaranya Uzbekistan yang juga beragama Islam. Perbedaannya tentunya dari lama waktu menjalankan puasa.

"Hari pertama Ramadhan seperti biasa, saya pikir saya senang berada di sini. Saya senang di sini karena banyak muslim di sini. Semuanya orang baik tentu itu sangat mengesankan untuk saya," ujarnya.

"Mungkin perbedaan puasa di sini dan di Uzbekistan adalah waktu menjalankan ibadah puasa. Disini lebih cepat dari pada di Uzbekistan. Di Indonesia terutama Padang, kita mulai puasa jam 04.45 WIB dan berbuka pukul 18.20 WIB itu lebih kurang 12 jam. Sedangkan di uzbekistan lebih lama, kita mulai berpuasa jam 03.00 Subuh dan baru berbuka jam 20.00 malam itu sekitar 17 jam," sambungnya.

Ditanya mengenai masakan Indonesia untuk berbuka puasa, Pulatov mengatakan banyak makanan yang hampir sama juga dengan di Uzbekistan.

"Berbuka kemarin saya dengan bakso. Di Uzbekitan bakso disebut "Dolma". Selain itu juga nasi goreng (Palov) dan sate (Shashlik). Selain itu saat ini disini saya bersama istri dan keluarga. Jadi saya juga bisa mengkonsumsi masakan Uzbekistan karena istri saya masak," tambahnya.

"Tapi tidak bisa saya pungkuri juga masakan Padang saya suka rendang," tutupnya.

(ykl)

Berita Terkait

Baca Juga