Hasil Sidang Komdis PSSI Terbaru, Bali United dan Arema FC dengan Sanksi Terbesar

Hasil Sidang Komdis PSSI Terbaru Bali United dan Arema FC dengan Sanksi Terbesar Ilustrasi

Covesia.com - Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan sepakbola seluruh indonesia (PSSI) resmi merilis hasil sidang terbaru mereka pada kompetisi Liga 1, Liga 2 dan Elite Pro Academy (EPA) musim 2019. Sidang yang berlangsung Jumat (5/7) kemaren itu menghasilkan untuk beberapa pelanggaran di Liga.

Dikutip laman Liga 1, Kamis (11/7/2019), Bali United dan Arema FC menjadi tim dengan penerima sanksi terbesar. Bali United tercatat harus membayar denda 200 juta akibat penyalaan flare. Sedangkan Arema FC didenda 150 juta karena penyalaan petasan dan pelemparan botol.

Semen Padang FC sendiri juga harus menerima denda sebesar lima juta karena pelanggaran tidak menggunakan nama punggung di kostum tim.

Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Jumat tanggal 5 Juli 2019

1. Pemain Kalteng Putra, Sdr. Diogo Campos

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Kalteng Putra vs Bali United FC

- Tanggal kejadian: 26 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Menanduk pemain lawan

- Hukuman : Larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp.10.000.000

2. Pemain Kalteng Putra, Sdr. Patrich Wanggai

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Kalteng Putra vs Bali United FC

- Tanggal kejadian: 26 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Mengampiri ofisial tim lawan

- Hukuman : Teguran keras

3. Asisten Pelatih Bali United FC, Sdr. Yogi Nugraha

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Kalteng Putra vs Bali United FC

- Tanggal kejadian: 26 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap asisten wasit

- Hukuman : Teguran keras

4. Bali United FC

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Kalteng Putra vs Bali United FC

- Tanggal kejadian: 26 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Menyalakan flare lebih dari 5 titik

- Hukuman : Denda Rp. 200.000.000

5. Arema FC

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Arema FC vs TIRA Persikabo

- Tanggal kejadian: 29 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Suporter menyalakan petasan dan pelemparan botol

- Hukuman : Denda Rp. 150.000.000

6. Persib Bandung

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Persib Bandung vs Bhayangkara FC

- Tanggal kejadian: 30 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Pelemparan botol kearah polisi (pengulangan)

- Hukuman : Denda Rp. 75.000.000

7. Pemain Perseru Badak Lampung FC, Sdr. Miftah Anwar

- Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019

- Pertandingan: Perseru Badak Lampung FC vs Bali United FC

- Tanggal kejadian: 30 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Tindakan tidak sportif

- Hukuman : Larangan bermain 1 pertandingan

8. Mitra Kukar FC

- Nama kompetisi: Liga 2 2019

- Pertandingan: Mitra Kukar vs PSIM Yogya

- Tanggal kejadian: 26 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: 5 Kartu Kuning dalam 1 pertandingan

- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000

9. Cilegon United FC

- Nama kompetisi: Liga 2 2019

- Pertandingan: PSMS Medan vs Cilegon United FC

- Tanggal kejadian: 2 Juli 2019

- Jenis pelanggaran: 5 Kartu Kuning dalam 1 pertandingan

- Hukuman : Denda Rp. 25.000.000

10. Manager Perserang, Babay Karnawi

- Nama kompetisi: Liga 2 2019

- Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Perserang Serang

- Tanggal kejadian: 2 Juli 2019

- Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap wasit

- Hukuman : Teguran keras

11. Semen Padang U-18

- Nama kompetisi: EPA U-18 2019

- Pertandingan: Perseru Serui U-18 vs Semen Padang U-18

- Tanggal kejadian: 29 Juni 2019

- Jenis pelanggaran: Tidak menggunakan nama punggung di kostum tim

- Hukuman: Denda Rp. 5.000.000

(ykl)

Baca juga: Akibat Suporter Nyalakan Flare, Komdis PSSI Denda Semen Padang FC Rp100 Juta

Berita Terkait

Baca Juga