Mahasiswa UNP Ciptakan Robot Anti Corona, Cegah Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Kampus

Mahasiswa UNP Ciptakan Robot Anti Corona Cegah Penyebaran Covid19 di Lingkungan Kampus Tampak Dua orang mahasiswa yang tergabung dalam tim UKRO KM UNP, saat mendemonstrasikan Robana di gedung Rektorat UNP, Jumat (6/11/2020)(Foto: Covesia/Primadoni)

Covesia.com - 10 orang mahasiswa yang tergabung dalam tim UK Robotika dan Otomasi Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UKRO KM UNP), ciptakan 'Robana' (Robot Anti Corona) yang mampu mendeteksi penggunaan masker, suhu tubuh, dan penggunaan hand sanitizer secara otomatis, untuk mencegah penyebaran virus Corona Disease (Covid-19) di lingkungan Kampus tersebut.

Wakil Ketua Bidang Teknis UKRO KM UNP Endri Mulyadi menyebutkan inisiasi pembuatan Robana ini hadir dalam masa pandemi Covid-19 saat ini. Bahwasanya Kota Padang merupakan daerah Zona Resiko Tinggi akan paparan Covid-19.

Kemudian kata Endri ia mengajukan proposal ke pihak Rektorat UNP untuk pembuatan Robana. Dan bersyukur pihak Rektorat UNP menyetujuinya.

"Nantinya Robot ini sebagai pengganti manusia melaksanakan suatu pekerjaan, yang berfungsi sebagai penjaga pintu masuk di Rektorat UNP dan kemudian terus di kembangkan untuk seluruh gedung yang ada di Kampus UNP ini, yang mampu mendeteksi penggunaan masker, suhu tubuh, dan penggunaan hand sanitizer otomatis”, ungkap Endri Mulyadi, saat simulasi Robana, Jumat (6/11/2020).

Ia mengatakan dalam pembuatan Robana ini menghabiskan dana dari proposal yang diajukan sebanyak Rp11 juta rupiah.

"Dalam proses pembuatan Robana ini, melibatkan bidang yakni, desain, perangkai, program. Desain bagaimana bentuk rancangan robot ini, rangkaian itu seperti pengkabelan, sensor dan program untuk pengoperasian atau controllernya," jelasnya.

Lebih lanjut Endri menyebutkan, dalam pembuatan Robana memakan waktu hingga satu bulan dengan melibatkan 10 orang mahasiswa.

Dari pantauan saat pengujian di Gedung Rektorat UNP, Robana berhasil mendeteksi peraga yang menggunakan masker, dan langsung memerintahkan untuk melakukan cek suhu badan dengan tangan, peraga yang menggunakan masker dan suhunya dibawah 37 derajat celcius, langsung diperintahkan masuk dengan mengangkat portal di sebelah kanan peraga.

Sebaliknya, jika peraga tidak menggunakan masker, robot juga langsung memerintahkan untuk tidak boleh masuk gedung dan portal tidak akan terangkat.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNP Hendra Syarifuddin mengatakan, Robana ini masih dalam tahap pengembangan karena peralatannya masih sederhana. Kedepannya akan terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya.

"Ini baru tahap awal. Sekarang UKRO KM UNP sedang mengajukan proposal untuk penyempurnaannya. Insya Allah akan diperbanyak untuk dipasang di setiap gedung," katanya.

Kemudian Pembina Otomasi UKRO KM UNP Risfendra menambahkan, pihaknya akan meningkatkan lagi update program Robana ini.

"Secara prinsip Robana sudah berjalan, meski terus akan disempurnakan," pungkasnya.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga