Pentingnya Membuat Website Portofolio bagi Pekerja Freelance

Pentingnya Membuat Website Portofolio bagi Pekerja Freelance Ilustrasi

Covesia.com - Freelance menjadi pekerjaan yang kini banyak digandrungi oleh anak-anak muda di Indonesia. Freelance lebih menarik bagi anak muda karena mereka dapat bekerja dimanapun, dan kapanpun mereka mau. Freelance juga menawarkan pekerjaan yang lebih beragam. Selain fleksibel, freelance digandrungi anak muda karena mereka dapat memilih pekerjaan sesuai dengan passion mereka. 

Missal, conten writer, fotografer, desainer web, dan berbagai pekerjaan lain. Pilihan pekerjaan yang banyak dan sesuai dengan passion, menjadikan mereka merasa tidak menjalani kehidpuan yang monoton. Meskipun, terkesan tidak mapan tidak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia telah banyak freelancer yang sukses. 

Bagi seorang freelancer harus menyadari pentingnya website portofolio. Alasannya, web portofolio bisa menjadi media untuk meyakinkan kepada calon pelanggan yang ingin menggunakan jasa freelancer tersebut. 

Untuk freelancer pemula, dapat memulai dengan membeli web hosting murah asal website tersebut dapat memberikan informasi yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh calon orang yang akan membayar jasa kita. Berikut elemen penting yang perlu diperhatikan jika ingin membuat website portofolio, di antaranya adalah:

1. Nama domain profesional

Setelah membuat situs website, maka ada baiknya jika memilih nama domain professional. Karena sudah banyak pekerja freelancer yang memilih untuk menggunakan nama sendiri. Anda dapat memakai nama bisnis dan pilih nama domain supaya cocok. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ekstensi domain. Karena ada banyak platform yang dapat dipilih gratis. Seperti, Tumbler, Blogger dan versi garatis yang disediakan Wordpress. 

2. Desain Logo

Memilih logo merupakan salah satu elemen yang perlu diperhatikan dalam website portofolio. Logo merupakan brand pribadi. Logo dapat digunakan di email sebagai proposal. Selain itu logi dapat digunakan di semua komunikasi professional yang lain. Logo yang menarik dapat memberi tahu pada klien, karena mudah diingat. Logo menjadi pemberitahuan kepada klien bahwa kita adalah pekerja freelane yang professional. Logo tidak perlu mahal. Kita dapat membuat logo sederhana. Ada baiknya jika pemilihan gambar, bentuk huruf, dan foto sesuai dengan pekerjaan freelance yang kita geluti. 

3. Tagline

Tagline merupakan kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan komunikasi dengan pelanggan. Tagline dapat dimanfaatkan sebagai pemberitahuan kepada klien bahwa kita adalah ahli di bidang tersebut. Deskripsi apapun dapat digunakan sebagai tagline. Namun, tagline yang baik adalah yang melekat diingatan. Jadi pilihlah deskripsi yang menurut Anda menarik, lalu persingkat agar mudah diingat oleh orang. Buat tagline semenarik mungkin agar mendapat perhatian dari pengunjung yang masuk ke dalam website. Hal utama yang perlu dikatakan dalam tagline adalah, keahlian yang kita miliki dalam bidang tertentu. 

Untuk semakin meyakinkan calon klien, ada baiknya jika Anda mencantumkan contoh pekerjaan yang telah diselesaikan. Dari hasil pekerjaan yang telah kita buat tersebut, klien akan menngetahui kualitas pekerjaan. Untuk lebih meyakinkan klien, bicarakan keberhasilan yang telah banyak didapat dalam pekerjaan. 

Jangan lupa untuk mempublish melalui situs atau blog lain. 

Formulir dan kontak dapat dicantumkan agar calon klien yang mengunjungi website dapat langsung menghubungi kita. Informasi seperti nama, kontak nomor, dan lain sebagainya merupakan salah satu factor yang perlu diperhatikan. Karena informasi tersebut sangat penting untuk klien apabila dia ingin melakukan kontrak kerjasama dengan kita. 

Nah, demikian artikel kita telah sampai pada ujung. Semoga informasi yang kami bagikan dapat berguna bagi Anda.

(alb)

Berita Terkait

Baca Juga