Unilever Ancam Tarik Iklan dari Platform Berkonten 'Buruk'

Unilever Ancam Tarik Iklan dari Platform Berkonten Buruk Unilever/ Foto: unilever.co.uk

Covesia.com – Raksasa konsumen milik Inggris-Belanda Unilever, salah satu pengiklan terbesar dunia, mengancam akan menolak platform digital yang tidak melindungi anak-anak atau membantu “menimbulkan perpecahan” di masyarakat.

Mereka mengecam apa yang mereka sebut sebagai “konten online buruk, pada pada Senin (12/2018) 

” Unilever menggarisbawahi kekhawatiran mengenai kabar bohong dan pesan-pesan ekstremis di sejumlah jejaring seperti Facebook dan Google.

“Unilever tidak akan berinvestasi di platform atau lingkungan yang tidak melindungi anak-anak atau yang menimbulkan perpecahan di masyarakat, dan mengusung kemarahan serta kebencian,” kata direktur pemasaran Keith Weed.

Dalam sebuah pidato yang akan disampaikan di hari yang sama, yang salinannya diberikan kepada AFP, Weed menambahkan bahwa “kabar bohong, seksisme, teroris yang menyebarkan pesan kebencian, konten buruk yang ditujukan kepada anak-anak… sangat jauh dari apa yang kami duga akan membawa kami.”

Unilever “akan memprioritaskan investasi hanya di platform yang bertanggung jawab dan berkomitmen menciptakan dampak positif terhadap masyarakat,” ungkap Weed dalam pidatonya di sebuah konferensi di Palm Desert, California.

Weed mengatakan dia telah menemui mitra digital Unilever, termasuk Facebook, Google dan Twitter di Consumer Electronics Show di Las Vegas pada awal Januari, tempat dia “mengulang satu poin ke setiap mitranya.”

(olg/af/ant) 


Berita Terkait

Baca Juga