Space X Dapat Izin Luncurkan 12.000 Satelit ke Orbit

Space X Dapat Izin Luncurkan 12000 Satelit ke Orbit Sumber: spaceX/ space.com

Covesia.com - SpaceX pada pekan ini mendapatkan izin dari otoritas Amerika Serikat (AS) untuk meluncurkan hampir 12.000 satelit ke orbit guna meningkatkan akses internet nirkabel yang murah pada 2020-an.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (17/11/2018), jaringan SpaceX akan melipatgandakan jumlah satelit yang mengorbit di sekitar Bumi.

Sejak satelit buatan pertama di dunia Sputnik diluncurkan pada 1957, manusia sudah meluncurkan lebih dari 8.000 benda ke luar angkasa, menurut Kantor Bidang Luar Angkasa Luar PBB. Sekitar seperempat dan setengah satelit yang dikirim ke orbit masih beroperasi.

Pada Kamis, Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) mengumumkan bahwa mereka sudah resmi mengizinkan SpaceX untuk meluncurkan 7.518 satelit, menambah 4,425 satelit yang sebelumnya sudah disetujui. Meski demikian, belum ada satu pun satelit itu yang diluncurkan.

Perusahaan Elon Musk tersebut memiliki waktu enam tahun untuk meluncurkan setengah dari jumlah satelit itu di orbit, dan sembilan tahun untuk menyelesaikan jaringan satelit, sesuai dengan aturan FCC.

SpaceX menginginkan sebagian besar satelit tersebut berada di orbit rendah Bumi, sekitar 335 hingga 346 kilometer.

Itu akan menempatkan satelit-satelit tersebut di bawah Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang mengorbit sekitar 400 kilometer di atas Bumi.

FCC juga telah memberi wewenang kepada perusahaan lain untuk meluncurkan satelit, termasuk Kepler (140 satelit), Telesat (117 satelit), dan LeoSat (78 satelit).

(AFP/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga