Kembangkan Proyek Mobil Otonom, Apple Terpaksa PHK 200 Karyawannya

Kembangkan Proyek Mobil Otonom Apple Terpaksa PHK 200 Karyawannya ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Efek dari pengembangan teknologi memakan korban. Kali ini dialami perusahaan gadget raksasa, Apple. Akibat pengembangan  proyek Titan Autonomus Car, Apple terpaksa memecat 200 karyawannya.

Seperti diketahui, Apple tengah mengembangkan teknologi mobil yang dapat melaju sendiri. Akibat pengembangan ini, pabrikan yang bermarkas di California, Amerika Serikat ini harus melakukan pemutusan hubungan kerja tersebut.

Namun pihaknya mengkonfirmasi, keputusannya itu tidak berdampak pada pengembangan teknologi kendaraan otonom. Karena, Apple tidak sedikit pun menunjukkan langkah yang menjauhi pengembangan teknologi tersebut.

“Kami memiliki tim yang sangat berbakat pada sistem otonom dan teknologi terkait Apple. Ketika tim memfokuskan pekerjaan mereka pada beberapa bidang utama untuk 2019, beberapa kelompok sedang dipindahkan ke proyek-proyek di bagian lain perusahaan, di mana mereka akan mendukung pembelajaran mesin dan inisiatif lainnya, di seluruh Apple,” papar juru bicara Apple seperti dilansir dari Carcoops.

“Kami percaya bahwa terdapat peluang besar dari sistem otonom. Kami pun percaya bahwa Apple memiliki kemampuan untuk berkontribusi, dan ini merupakan proyek pembelajaran mesin yang paling ambisius yang pernah ada,” tambahnya.

Seperti dilaporkan oleh CNBC, meskipun terjadi pengurangan karyawan pada proyek Titan, sejumlah karyawan Apple tetap bekerja untuk perusahaan gadget tersebut. Beberapa karyawan dipindahkan divisi dari bagian rekruitmen.

Di bulan Agustus 2018, Apple telah mempekerjakan 2.700 karyawan untuk terlibat didalam proyek Titan. Proyek tersebut dibawah pimpinan seorang tehnik eks-karyawan Tesla yakni Doug Field. Saat ini, Apple tengah menguji proyek tersebut melalui kendaraan SUV Lexus.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga