Kesenian Tradisional Bali Sambut Seribuan Wisatawan yang Diangkaut Kapal Pesiar Regent Seven

Kesenian Tradisional Bali Sambut Seribuan Wisatawan yang Diangkaut Kapal Pesiar Regent Seven Kapl Pesiar Regent Seven Seas Marriner (youtube)

Covesia.com - Kedatangan kapal pesiar Regent Seven Seas Marriner, yang mengangkut lebih dari seribu wisatawan asing, di Pelabuhan Benoa, Bali, pada penghujung 2018, disambut kesenian tradisional Bali.

Chief Executive Officer PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Bali-Nusra Wayan Eka Saputra di Denpasar, Bali, Selasa, mengatakan kapal pesiar tersebut merupakan satu-satunya kapal pesiar yang singgah di pelabuhan laut terbesar di Pulau Dewata sepanjang 2018.

"Kapal pesiar Regent Seven Seas Marriner adalah kapal satu-satunya yang merapat di Pelabuhan Benoa tahun ini. Karena sejak bencana alam erupsi Gunung Agung pertengahan tahun 2017, semua kapal pesiar membatalkan kunjungannya ke Bali," ujarnya.

Dengan demikian, kata Eka, pada 2018, hanya ada satu kapal (Regent Seven) yang merapat di Pelabuhan Benoa.

"Kapal pesiar ini merupakan kunjungan pertama pada tahun 2018 dan awal 2019. Mudahmudahan tahun ini akan ada banyak kapal yang merapat atau berlabuh di Pelabuhan Benoa," ujar pria asal Kabupaten Bangli.

Eka lebih lanjut mengatakan dari data kunjungan kapal pesiar 2016 tercatat sekitar 56 kapal, dengan mengangkut wisman berkisar 2.000 hingga 3.000 per kapal.

"Geliat wisatawan asing lewat laut pada saat itu sangat ramai. Sehingga sektor pariwisata pun mengalami peningkatan seiring kunjungan wisman tersebut," ucapnya.

Berdasarkan data, pada semester pertama 2017, sebanyak 38 kapal pesiar berlabuh atau mengalami kenaikan 32 persen dibandingkan dengan periode sama 2016.

Pada semester tersebut tercatat ada kunjungan 32.200 turis mancanegara yang menggunakan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa dan 32.052 penumpang turun dan berwisata ke Bali.

Jumlah penumpang yang turun itu tumbuh 28 persen dibandingkan dengan periode semester I 2016.

PT Pelindo III Cabang Benoa juga melakukan perbaikan infrastruktur pelabuhan seiring kenaikan jumlah kapal pesiar yang bersandar. Dermaga yang awalnya sepanjang 290 meter diperpanjang menjadi 340 meter. (ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga