Kopi MOS, Produk Asal Agam yang Digemari Masyarakat Malaysia

Kopi MOS Produk Asal Agam yang Digemari Masyarakat Malaysia Vespami (52) yang sedang menyangrai Kopi khas miliknya di Jorong Banda Gadang, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam (Foto: Johan Utoyo)

Covesia.com - Indonesia merupakan negara penghasil kopi kualitas tinggi dan terbesar di dunia, maka tidak heran produk kopi bubuk dari indonesia menjadi primadona di mancanegara.

Salah satunya Kopi bermerk MOS produk asal kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, tidak hanya di dalam daerah, produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Agam ini juga digemari masyarakat di negara malaysia.

Beralamatkan di Simpang Kapeh, Jorong Banda Gadang, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Vespami (52) pemilik usaha mengaku sudah menggeluti usaha tersebut semenjak tahun 1988, setiap minggunya puluhan kilogram kopi bubuk dikirim ke negara tetangga itu.

"Ada pengusaha asal Palembayan Agam yang memiliki beberapa Cafe di malaysia, setiap bulannya ia memesan 50 Kg hingga 100 Kg kopi untuk dikirim kesana," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Sabtu (5/1/2018).

Laki-laki yang akrab disapa Abak itu mengaku, dimata warga Malaysia, kopi asal indonesia ini memiliki rasa yang berbeda dan dari negara lain, sehingga rasa dan aroma khas. 

"Didalam negeri kopi kita dijual dengan harga murah dan disajikan di warung-warung, namun disana minuman berkelas dijual dengan harga cukup tinggi," lanjutnya.

Ia mengaku kopi yang di produksinya merupakan bubuk kopi murni, 100 persen tanpa campuran dan diolah dengan cara tradisional, untuk bahan baku ia beli dari petani Palembayan dan Payakumbuh.

"Biji kopi yang kita beli berjenis Robusta, dengan kualitas tinggi dan sedikit kadar air, jadi setelah diolah akan memiliki aroma dan rasa yang nikmat," ulasnya.

Dalam 1 minggu Abak bisa memproduksi 400 hingga 500 kg kopi bubuk, yang dipasarkan di Agam, dan kabupaten kota di Sumatera Barat. 

"Alhamdulillah produk kami sudah mulai dikenal di Sumbar, dengan konsisten menjaga rasa kami akan terus memperluas pemasaran kedepannya," tutup Abak.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga