Ahli Balawista Bali Latih Calon Pemandu Wisata Balawista Mentawai

Ahli Balawista Bali Latih Calon Pemandu Wisata Balawista Mentawai Ahli Balawista Bali Latih Calon Pemandu Wisata Balawista Mentawai (Foto: Septin Rahayu)

Covesia.com - Keindahan dan daya tarik magnetis wisata bahari Mentawai telah banyak mengundang decak kagum wisatawan lokal maupun mancanegara. Bahkan, ada yang ingin kembali lagi berlibur ke Mentawai hanya untuk menikmati Paradise Bumi Sikerei yang eksotis ini. Namun saat berolahraga atau rekreasi bahari, ada kalanya pengunjung terluka. Oleh sebab itu, demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan wisatawan khususnya wisata bahari, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar Pelatihan Pemandu wisata Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista)  baik secara teori maupun praktek. 

"Kita memberikan pelatihan terkait  pertolongan pertama yang dilakukan Balawista jika terjadi kecelakaan atau ada yang terluka dengan memberikan obat P3K, melakukan CPR,  dan selanjutnya kita angkut ke RS," ujar I Made Suparka instruktur ahli Balawista Kabupaten Badung, Provinsi Bali di aula desa Sipora Jaya, selasa(26/3/2019). 

Lebih lanjut I Made mengatakan bahwa selain mengawasi area pantai dan keselamatan pengunjung, Balawista juga perlu menjaga kebersihan lingkungan di sekitar pantai.

"Kami harapkan Balawista Mentawai bisa secepatnya terbentuk karena setiap tahun ada pertandingan Balawista nasional," imbuhnya. 

"40 peserta pelatihan pemandu wisata Balawista ini berasal dari kelompok pemuda di sekitar pantai, warga yang peduli lingkungan, dan petugas pengawas pantai yang berpotensi dan bisa diajak bekerjasama," tutur Joni Anwar Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Peserta tersebut berasal dari daerah Sikakap, Siberut, maupun Sipora. Selanjutnya Joni menyatakan bahwa 

Balawista di Mentawai ini diharapkan menjadi Pioneer atau duta di daerah pantai dengan mengajak masyarakat bersama-sama peduli lingkungan, peduli wisatawan, dan peduli kepada orang lain. "Harapan kita Balawista yang kita bentuk ini tidak hanya bekerja dengan logika namun juga dengan hati, memiliki empati dan keikhlasan," kata Joni. 

Seperti halnya tidak gengsi memungut sampah yang bertebaran di pantai.

Kontributor Mentawai: Kornelia Septin Rahayu


Berita Terkait

Baca Juga