Pantai Indah Maligi, Ekowisata dengan Keindahan Alam yang Wajib Dikunjungi Jika ke Pasbar

Pantai Indah Maligi Ekowisata dengan Keindahan Alam yang Wajib Dikunjungi Jika ke Pasbar Foto berbagai Spot Pantai Indah Maligi, Pasaman Barat (Doc Komunitas Pandah Art and Green)

Covesia.com - Keseriusan berbagai kalangan dalam menggenjot sektor Pariwisata Pantai Indah Maligi, Kabupaten Pasaman Barat agar menjadi ikon Ekowisata mulai tampak dengan gencarnya sosialisai, publikasi, hingga pemberian edukasi tentang pengelolaan kawasan pantai tersebut.

Setidaknya hingga saat ini sudah banyak berbagai komunitas pegiat wisata Pantai Indah Maligi yang melakukan pengelolaan objek wisata itu dengan berwawasan lingkungan dengan nama 'Pandah Art Green'. Kemudian pengelolaannya juga mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Disamping tempat wisata rekreasi dengan rayuan alamnya, daerah Pantai Indah Mailigi juga saat ini dijadikan sebagai daerah konservasi Penyu. Bahkan, gerakan penyelamatan Penyu yang dipelopori Surya, seorang putra Maligi Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Pasbar terpilih menjadi pemuda pelopor tingkat provinsi bidang pelestarian sumber daya alam dan pariwisata yang akan tampil mewakili Sumbar di pentas Nasional Tahun 2019 ini.

Pembina komunitas Pandah Art and Green Maligi, Decky H Sahputra mengatakan pihaknya juga bakal mengolah sampah-sampah plastik dan organik didaerah itu untuk bisa dimanfaatkan kembali.

"Alhamdulillah dukungan dari pemda juga bagus. Kami juga bakal mengembangkan ekobrik  dengan mengolah kembali limbah sampah yang tidak berguna lewat program Dinas Lingkungan Hidup. Kemudian konservasi dan pelestarian penyu dari Dinas Kelautan, penanaman ribuan pohon bersama Dinas Kehutanan, dan BPBD. Setidaknya sudah 3.000 Batang pohon Cemara Udang yang kami siapkan untuk ditanam didaerah ini,"terang Decky H Sahputra kepada covesia.com, Minggu (28/7/2019)..

Decky H Sahputra juga mengintegrasikan kegiatan reboisasi di Pantai Indah Maligi dengan program penanaman satu juta pohon Nasional.

"Untuk sementara kegiatan kami bersama komunitas Pandah Art and Green ini masih non profit. Makanya, Dinas Kelautan dan Perikanan juga bakal membuat berbagai kelompok peternak ikan, untuk menunjang perekonomian masyarakat. Kemudian Dinas Perkim, dan Perindakop juga ikut mebuat usaha UMKM pengolahan dan pemasaran aneka ikan,"tambahnya.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup Pasbar, Andrinaldi mengatakan pihaknya juga sudah melibatkan mahasiswa untuk mengenalkan kepada masyarakat pesisir tersebut tentang tata cara pengolahan sampah plastik dan sampah organik.

"Diharapkan dengan sistem pengolahan sampah yang tertata tersebut dapat membuat lingkungan lebih bersih dan asri terutama di Pantai Indah Maligi. Sehingga daerah ini dapat menjadi objek wisata yang selalu dilirik oleh para wisatawan lokal Pasbar dan luar Pasbar. Apalagi dengan adanya penangkaran penyu yang sedang diperbincangkan khalayak ramai saat ini,"ujar Andrinaldi.

DLH Pasbar juga melaksanakan kegiatan penanaman pohon cemara sekaligus edukasi cara penanaman pohon cemara laut serta cara pembibitan cemara laut. 

"Perjuangan masyarakat Maligi dalam mempromosikan wisata pantainya sudah mulai mendapatkan hasil. Hal ini terlihat dengan perhatian pemda Pasbar melalui OPD terkait seperti saat ini. Semoga kedepannya akan lebih banyak lagi bantuan serta dukungan pemda Pasbar terutama dalam pembangunan sarana pendukung wisata seperti sarana toilet serta bangunan konservasi penyu Maligi,"tutupnya.

(eri)

Berita Terkait

Baca Juga