Produksi Ikan Air Tawar Capai 51 Ribu Ton, Pemkab Pasaman Olah jadi Makanan Jadi

Produksi Ikan Air Tawar Capai 51 Ribu Ton Pemkab Pasaman Olah jadi Makanan Jadi Bupati Pasaman, Yusuf Lubis saat meninjau hasil olahan ikan menjadi produk makanan di Rao Selatan, Kamis (3/10/2019)

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat terus konsisten melakukan pengolahan hasil produksi ikan tawar menjadi berbagai makanan yang sudah mulai dipasarkan ke berbagai daerah. Potensi itu digalakan Pemkab Pasaman terkait capaian produksi ikan mereka mencapai 15 ribu ton lebih pertahun.

"Potensi perikanan khususnya budidaya ikan tawar dengan luas lahan 4.440 Hektare dengan total produksi sekitar 51.827 Ton per tahunnya. Seluruh hasil produksi ikan petani ini dijual didaerah hingga luar Provinsi Sumbar yaitu Riau, Sumut dan Palembang. Disamping itu juga diolah menjadi berbagai makanan seperti Stick ikan, makanan Jeli-jeli, kerupuk ikan, abon ikan, betutu asap, nila kering, dan kue kembang loyang," terang Yusuf Lubis saat meresmikan Balai Benih Ikan (BBI) Beringin Rao, Kecamatan Rao Selatan, Kamis (3/10/2019).

Menurut Yusuf Lubis, konsistensi pemerintah bersama masyarakat yang terus mengembangkan potensi perikanan itu dikarenakan usaha tersebut sudah lama digeluti masyarakat setempat.

"Usaha sektor perikanan ini khususnya bagi masyarakat Pasaman sudah menjadi mata pencaharian yang turun-temurun sejak dulu kala. Bahkan Kecamatan Rao dan Rao Selatan sudah kita jadikan sebagai minapolitan percontohan dengan komoditi unggulannya Ikan Mas sejak tahun 2008,"katanya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Pasaman, M. Dwi Richie JP mengatakan berbagai aneka makanan hasil produksi Kelompok Tani Ikan (Poktan) itu sudah mulai dipasarkan didaerah hingga luar daerah

"Kita juga terus melakukan support dengan intens dibawah binaan para Penyuluh agar masalah harga ikan yang terkadang tidak stabil dapat diatasi dengan mengolah ikan kedalam bentuk makanan. Agar terus bernilai ekonomi bagi masyarakat. Kemudian kita pasarkan ke luar daerah yang juga dikaitkan dengan instansi lain," katanya.

Pihaknya juga meminta seluruh stakeholder lainnya bisa mendukung program daerah tersebut agar petani ikan di pasaman terus meningkat kesejahteraannya. 

"Dengan cara membeli produk-produk makanan hasil olahan ikan para petani kita. Karena produk makanan itu sudah kita sebar ke seluruh kedai hingga minimarket di Pasaman. Kita harapkan dengan gerakan beli produk ini bisa secara perlahan meningkatkan perekonomian masyarakat petani ikan kita,"harapnya.

(her)

Berita Terkait

Baca Juga