Petugas Dishub Gerah Dituduh Biang Pungli

Padang – Maraknya terjadi pungutan liar (pungli) di jalan-jalan perbatasan antar kota dan jembatan timbang di Sumatera Barat yang mengatasnamakan petugas dinas perhubungan (dishub) membuat gerah para petugas lapangan dishub yang bekerja siang dan malam.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat, Amran mengatakan, “Persoalan ini bisa dikatakan sudah klasik “.Akibat ulah oknum petugas nakal ,seluruh elemen yang bernaung dalam jajaran institusi dishub yang terkena imbasnya,sebut Amran.

Terkait dengan persoalan ini ,kami dari Dishubkominfo Sumbar tetap berpatokan pada juknis dan juklak yang diberikan sebagai panduan dasar bagi kami dalam bekerja.

Sebagai salah satu acuannya adalah Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2005 yang telah dirubah menjadi Perda nomor 5 tahun 2013,yang mana didalam lembaran Peraturan Daerah tersebut dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada proses tawar menawarnya dalam suatu aturan,ucap Amran.

Bagi kendaraan yang membawa muatan melebihi tonase akan dibongkar dan diamankan, karena sudah tentu tidak memenuhi standar yang dibolehkan dalam peraturan yang ada.

“Perda inilah yang kami jadikan sebagai acuan untuk menegur para pengemudi kendaraan yang membawa muatan lebih. Namun dalam pelaksanaannya selalu disalah artikan oleh berbagai pihak,bahkan petugas kami selalu dianggap menjadi sampah dan biang persoalan terhadap pungutan liar, terutama di jembatan timbang” katanya, kepada covesia.com, Selasa (11/11/2014).

Dikatakan juga oleh Amran ,”Ketika petugas Dishub bekerja masyarakatpun berhak untuk mengawasi kinerja mereka.Karena mereka para petugas adalah pelayan masyarakat,”imbuhnya.

Jika nanti ditemukan indikasi adanya pungli ,apalagi yang mengaku sebagai petugas Dishub silahkan kepada masyarakat umum untuk melaporkannya kepada kami,terangnya.

Dalam persoalan ini kami akan menindak tegas para petugas nakal itu tanpa pandang bulu.Karena jelas perbuatannya itu telah mencemarkan nama institusinya sendiri dan tentunya juga merugikan masyarakat,tegasnya.(def/jmb)

0 Comments

Leave a Comment

four × 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password