Perjuangan PDRI Dijadikan Sebagai Hari Bela Negara

Padang – Tanggal 19 Desember tiap tahunya, Indonesia memperingati Hari Bela Negara (HBN). Penetapan HBN berdasarkan Keppres No.20 Tahun 2006 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Hari Bela Negara atau HBN adalah hari bersejarah Bangsa Indonesia yang jatuh pada tanggal 19 Desember untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara di Sumatera Barat (Sumbar) pada 19 Desember 1948.

Sejarawan Mestika Zed, dalam bukunya “Somewhere in the Jungle, PDRI, Sebuah Mata Rantai yang Terlupakan (1997), pada tanggal 19 Desember 1948, dua ibukota Republik Indonesia (RI), yakni Bukittinggi dan Yogyakarta, diserang Belanda.

Kabinet Hatta, kemudian mengeluarkan surat mandat tentang pembentukan Pemerintahan Darurat untuk Mr. Sjafruddin Prawiranegara di Bukittinggi dan Mr. A.A. Maramis di New Delhi, India.

Pada saat yang sama, Mr. Sjafruddin Prawiranegara mengadakan rapat di Bukittinggi dengan para pemimpin di Bukittinggi dan mengumumkan secara terbatas terbentuknya PDRI. Dan selama jadi Presiden kedua masa PDRI, lokasi pemerintahan berpindah-pindah di berbagai daerah di Sumbar, sebagaimana konsep perang gerilya. (cal)

0 Comments

Leave a Comment

4 × 5 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password