Walhi: Selamatkan Pendangkalan Teluk Kendari

Kendari – Pendangkalan yang terus terjadi di Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diperlukan perhatian semua pihak. Penyelamatan Teluk Kendari hendaknya dilakukan dengan cara pengerukan, bukan dengan cara reklamasi dan revitalisasi Teluk Kendari.

Protes ini dikatakan LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi)
Sulawesi Tenggara, menanggapi pelaksaan reklamasi dan revitalisasi Teluk Kendari yang sedang berlangsung saat ini. Reklamasi dan revitalisasi dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kota Kendari.

“Kami meminta pemerintah daerah untuk mendahulukan
pengerukan sedimentasi Teluk Kendari daripada menambah anggaran
pembangunan Masjid di atas teluk dan membangun Tambat Labuh Kapal
Nelayan. Reklamasi dan revitalisasi bukan solusi penyelamatan teluk,” tegas Direktur Eksekutif Daerah Walhi Sultra, Kisran
Makati, di Kendari, Minggu (23/11/2013).

“Pembangunan Masjid
Al-Alam oleh Pemerintah Provinsi Sultra dan tambat labuh kapal nelayan
di atas Teluk Kendari hanya terkesan mengejar pencitraan daripada
menyelamatkan Teluk dari ancaman pendangkalan,” tutur Kisran Makati.

Ia mengatakan, saat ini pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan
melanjutkan pembangunan Masjid Al-Alam di atas Teluk Kendari, meski
terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat.Terakhir, aksi demo penolakan berlangsung Sabtu (22/11/2014) yang dilakukan HMI Cabang Kendari. Mereka menolak penambahaan anggaran pembangunan mesjid ke DPRD Sultra.

Sedangkan Pemerintah Kota Kendari mulai membangun Tambat Labuh Kapal
Nelayan dengan memanfaatkan lumpur Teluk yang dikeruk menggunakan
ekskavator amphibi. Sejak awal 2010 lalu, sejumlah tiang
pancang pembangunan masjid Al-Alam di atas Teluk Kendari telah
terpasang, dengan menelan anggaran sekitar Rp36 miliar.

Mega
Proyek yang ditaksir dapat menghabiskan dana sebesar ratusan miliar
itu, kembali diusulkan penambahan dalam RAPBD Sultra 2015 senilai Rp10
miliar, sehingga jika disetujui total anggaran yang telah dihabiskan
sebesar Rp46 miliar. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

6 + 16 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password