- Advertisement -
HomeWarna WarniKenaikan BBM Pengaruhi Daya Beli Masyarakat atas Rumah Bersubsidi

Kenaikan BBM Pengaruhi Daya Beli Masyarakat atas Rumah Bersubsidi

- Advertisement -

Covesia.com – Pascakenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), masyarakat semakin kesulitan dalam memenuhi daya beli mereka untuk memiliki rumah bersubsidi, terutama masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah, yang merupakan faktor yang sangat dominan dan mempengaruhi kelancaran pengadaan rumah.

Ketua Umum DPD Real Estat Indonesia (REI), Eddy Hussy, mengatakan masyarakat di Sumatera Barat khususnya di Kota Padang saat ini memang masih terkendala untuk memiliki rumah bersubsidi. Terutama bagi yang mata pencahariannya sebagai penjual bakso, tukang ojek dan lainnya dengan pendapatan yang sangat minim.

Faktor lainnya yang juga mempengaruhi, antara lain adalah harga tanah, bangunan, prasarana (jalan, listrik, air bersih, dll.) dan tingkat suku bunga, dimana terjadi kecenderungan bahwa harga tersebut dari waktu ke waktu semakin meningkat yang menyebabkan kenaikan harga jual rumahnya, membuat masyarakat semakin sulit untuk memiliki rumah sendiri.

“Namun mereka tidak usah cemas, Kita sudah meminta kepada Pemerintah Daerah, baik kabupaten maupun kota agar dapat memberi kemudahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah bersubsidi dengan pemangkasan birokrasi serta membebaskan biaya sertifikat tanah atau bisa dengan angsuran DP yang relatif lebih murah,” kata Eddy kepada covesia.com saat membuka Musda IX DPD REI Sumbar di Hotel Bumi Minang, Rabu, (3/12/2014).

“Mengingat rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, selain pangan dan sandang, maka hampir setiap keluarga baru akan mendambakan rumah sendiri,” ucap Eddy. (def/bim)

- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Related News
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 4 =