Populasi Orangutan di Indonesia Terancam Punah

Covesia.com– Kematian Orangutan pada Jumat (5/12/14) di Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah, semakin mengancam punahnya populasi Orangutan di Indonesia. Terancamnya keberadaan orangutan ini disebabkan karena adanya penebangan liar, kebakaran hutan, alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit, hingga perburuan. (baca:Beginilah Proses Penemuan Orangutan dengan 40 Peluru)

Orangutan merupakan satwa yang dilindungi Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Dikabarkan Mongabay yang dilansir covesia.com, Sabtu (7/12/14) Jamartin Sihite, CEO Yayasan BOS pada awal november 2014 mengatakan bahwa orangutan hanya ada di Kalimantan dan Sumatera.

Di Kalimantan, Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) berjumlah sekitar 54.000 individu yang berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Sedangkan Orangutan Sumatera (Pongo abelii) diperkirakan jumlahnya sekitar 6.500 individu berada di Kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Jamartin menjelaskan, ada sekitar 750 Orangutan yang saat ini berada di Pusat Rehabilitasi Yayasan BOS. Sekitar 530 individu berada di Program Reintruduksi Orangutan Kalimantan Tengah (Nyaru Menteng) dan 220 individu berada di Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Timur (Samboja Lestari). Butuh waktu sekitar 7 tahun untuk merehabilitasi satu individu orang-utan.

Sejumlah laporan menyebutkan banyak Orangutan yang diburu di perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur karena dianggap sebagai hama. Orangutan, salah satu binatang yang paling dilindungi, semakin terancam karena habitatnya terganggu.(pji/cal)

0 Comments

Leave a Comment

13 − four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password