PBHI dan Aktivis HAM Gelar Aksi Kampanye Penegakan HAM di Padang

Covesia.com – Puluhan orang yang tergabung dalam Perhimpunan
Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Sumbar bersama Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM)
dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) melakukan Aksi kampanye damai di
Tugu Merpati Perdamaian Pantai Muaro Lasak Kota Padang, Jumat (22/9/2017).

Aksi tersebut diberi nama #Gulita. yang menggambarkan
kejahatan HAM yang terjadi pada bulan September. Dalam melakukan aksi, terlihat
peserta mengenakan pakaian hitam dan memakai topeng menutupi muka. Dihadapanya
bertuliskan slogan tentang pelanggaran HAM serta tuntutan pengusutan khasus HAM
untuk bisa diselesaikan oleh pemerintah.

Koordinator Aksi Kampanye Gulita, Rahmad Ramli mengatakan
aksi dilakukan untuk memberikan kesadaran dan gerakan kepada Masyarakat
terhadap advokasi HAM.

“Kita memberikan kesadaran-kesadaran kepada masyarakat
tentang pelanggaran Ham yang mesti diselesaikan bersama dan menuntut kepada
pemerintah yang belum juga memberikan keadilan” ujar Rahmad.

Mereka juga mengkampanyekan penghentian terhadap kasus-kasus
Ham yang terjadi khususnya diwilayah Sumbar seperti, kasus Iwan Mulyadi,
Perampasan tanah adat di Sumbar serta kejahatan hutan dan Lingkungan di Sumbar.

Selain itu peserta Aksi menggambarkan beberapa Kasus
pelanggaran Ham yang terjadi di Indonesia belum juga menemui titik terang,
seperti Kasus Munir Said Thalib, Aktivis HAM yang dibunuh 7 September 2004
lalu. Kemudian Genosida etnis Rohingya di Rakhine Myanmar, dan Semanggi II yang
terjadi September 1999 lalu.

“Kasus mereka yang sampai saat ini belum mendapatkan
keadilan” ungkapnya.

Peserta Aksi juga memperagakan teaterikal memperlihatkan
kekejaman yang terjadi terhadap korban HAM di Tugu Merpati Perdamaian tersebut.

Reporter Padang: Jamal Mirdat

0 Comments

Leave a Comment

3 × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password