Pembayaran Klaim Santunan Jasa Raharja Sumbar Turun

Covesia.com – Pembayaran klaim santunan PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat kepada para korban maupun ahli warisnya pada 2014, turun drastis hampir mencapai 15% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Penurunan pembayaran klaim ini, disinyalir karena tingkat kesadaran berlalulintas masyarakat di jalan raya semakin baik, sehingga dapat mengurangi terjadinya kecelakaan lalulintas.

Besarnya santunan PT. Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat yang diberikan kepada korban maupun ahli waris akibat meninggal dunia maupun luka-luka pada Januari – November 2014 mencapai Rp.23,9 milyar. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya pembayaran santunan mencapai lebih dari Rp 27,6 milyar.

“Ya, jumlah santunan yang diberikan kepada korban akibat meninggal dunia pada tahun 2014 menurun. Sementara besarnya santunan yang diberikan Jasa Raharja sebesar Rp. 25 juta untuk kecelakaan di darat, Rp. 25 juta untuk kecelakaan di laut dan Rp.50 jutauntuk kecelakaan di udara,” kata Yudi Wiryawan, Kasubag Sumbangan Wajib, Humas dan Hukum Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat kepada covesia.com, Senin (29/12/2014).

Yudi menjelaskan untuk mendorong terjadinya penurunan kecelakaan lalulintas baik di darat, udara maupun laut, Jasa Raharja Cabang Sumbar telah melakukan berbagai langkah untuk mengurangi angka kecelakaan.

Diantaranya dengan memasang rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan yang lokasinya berbahaya, berdialog dengan mahasiswa dan komponen masyarakat untuk menekan angka kecelakaan yang terjadi, serta sosialisasi dengan kepolisian, ke sekolah-sekolah, Kampus, Komunitas dan lain-lain.

Selain melakukan kegiatan di atas, Jasa Raharja Cabang Sumbar juga memberikan bantuan berupa baju pelampung dan ban-ban ke pihak kepolisian untuk menekan angka kecelakaan.

Namun demikian Yadi juga menyebutkan, persoalan kecelakaan lalulintas bukan hanya menjadi beban Jasa Raharja saja, tetapi juga menjadi perhatian Forum lalu lintas seperti Pekerjaan Umum Divisi Jalan, Polisi Pengamanan, Rumah Sakit untuk Sarana dan Prasarananya untuk ikut serta bekerjasama.

Yadi menegaskan Jasa Raharja berkomitmen memberikan pelayanan baik melalui sikap dan budaya PRIME (Proaktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati) yang berada dalam ruang lingkup Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang dana kecelakaan lalu lintas. (fda/bim)

0 Comments

Leave a Comment

20 − 1 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password