Dugaan Izin Terbang Ilegal AirAsia, KPK Akan Koordinasi dengan Kemenhub

Covesia.com – Penerbangan maskapai AirAsia QZ-8501 rute Surabaya-Singapura pada Minggu (28/12/2014) lalu ternyata tak memiliki izin terbang. Terungkapnya penerbangan ilegal itu setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penelusuran namun tak ditemukan jadwal penerbangan AirAsia pada Minggu naas itu.

Berdasarkan hal itu, dugaan pelanggaran yang mengarah pada penyuapan oleh sejumlah pihak mulai menyeruak. Untuk menyelidiki dugaan tersebut perlu melibatkan penegak hukum terhadap pelanggaran di dunia penerbangan. Termasuk peran aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap dugaan suap tersebut.

“KPK akan berkoordinasi dengan Kemenhub dalam masalah izin terbang itu termasuk dengan menterinya,” ujar Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ketika kepada covesia.com di Jakarta, Selasa (6/1/2015).

Koordinasi yang akan dilakukan, kata Bambang, untuk mengetahui ada atau tidaknya kesalahan administrasi. Namun bisa saja nantinya justru ada unsur tindak pidana korupsi. “Kita berkoordinasi dulu. Setelah itu baru ditentukan tindakan selanjutnya,” kata Bambang.

Dia juga enggan merinci bentuk koordinasi yang akan dilakukan. Bahkan bentuk koordinasinya tidak saja pada maskapai AirAsia. “Nantinya bisa juga menyasar ke maskapai lain selain AirAsia,” imbuhnya. (hat/bim)

0 Comments

Leave a Comment

6 − 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password