Antisipasi Banjir, DKI Jakarta Alokasikan Dana Rp5 Triliun

Covesia.com – Memasuki puncak curah hujan pada awal Januari 2015, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelontorkan dana antisipasi banjir yang cukup besar.

Tak tanggung-tanggung sekitar Rp 5 Triliun dialokasikan untuk membeli lima 5 Pompa Air besar, yang nantinya akan disebar ke sungai di ibu kota. Harga satuan pompa air tersebut diperkirakan mencapai Rp900-950 miliar.

Kepala Dinas PU Tata Air Pemprov DKI Jakarta, Agus Priyono di Jakarta, Selasa (6/1/2015) menjelaskan, pengadaan alat tersebut sangat penting mengingat debit air sungai di Jakarta saat ini mengalami peningakatan yang cukup signifikan.

Peningkatan debit air di lima bantaran sungai yang melintasi ibukota tersebut telah mencapai batas normal. Namun demikian Agus tidak menjelaskan secara detail apakah peningkatan itu karena dipicu air kiriman dari hulu di Bogor, atau karena pengerukan endapan lumpur yang belum maksimal.

“Memasuki Januari sungai-sungai di DKI meluap. Untuk mengantisipasinya kita menambah lima pompa besar, yang akan didistribusikan di Kanal Muara, Sungai Angke, Marina, Karang dan Sentiong,” ucap Agus saat ditemui covesia.com Selasa sore di Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Selain karena curah hujan yang memang diprediksi meningkat pada Januari sampai Februari, ancaman air laut pasang atau banjir rob juga menjadi alasan.

Agus menilai penambahan Mega Pompa tersebut juga sudah dalam perencanaan anggaran APBD DKI 2015, sehingga penggunaannya sudah mendapatkan legalitas.

“Di Utara (Jakarta) pada saat pasang air laut naik, air sudah masuk ke pemukiman. Kita harap ada penambahan pompa ini, sehingga tiga tahun ke depan Jakarta bebas banjir,” Jelasnya.

Bila ditelisik dari kapasitas pompa air tersebut mempunyai kemampuan menampung 110 meter kubik air perdetik. Agus optimis beberapa tahun kedepan, persoalan banjir tidak akan menjadi hal yang signifikan. (pjr/bim)

0 Comments

Leave a Comment

three × one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password