Ditahan di Polres Balikpapan, Guntur Bumi Belum Dijenguk Keluarga

Balikpapan – Tersangka kasus pencurian 200 gram emas atas nama Guntur Bumi yang ditahan Polres Balikpapan, Kalimantan Timur, hingga kini belum dijenguk oleh pihak keluarga.

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Balikpapan Ajun
Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Azis Nizar mengatakan sejak di jemput dari Rumah Tahanan Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2014), belum satupun keluraganya datang berkunjung.

“Sejak itu belum ada yang menjenguk tersangka, baik keluarga atau
siapa. Kondisinya sendiri sehat dan stabil,” kata Kapolres.

Guntur
Bumi tersangka kasus pencurian 200 gram
emas atau lebih kurang senilai Rp840 juta milik suami istri Abdur Rauf Hakim dan
Yusdiana Hakim pada 2012 lalu.

Saat itu, Guntur Bumi melakukan pengobatan alternatif massal di rumah
Hakim di Jalan MT Harjono di Balikpapan.

Selesai acara Abdul
Rauf dan Yusdiana sadar telah kehilangan emas seberat 200 gram. Ketika
Guntur Bumi hendak meninggalkan Balikpapan, salah seorang saksi yang
mengantar Guntur Bumi ke Bandara Sepinggan melihat perhiasan emas yang
hilang ada di tas pinggang Guntur Bumi.

Guntur Bumi lalu
diamankan ke salah satu ruangan di bandara. Dalam rekaman video amatir,
yang juga diunggah ke situs video youtube, tampak Guntur Bumi duduk
bersama Abdul Hakim dan di sekitarnya ramai petugas bandara dan polisi.

Saat itu, menurut Muannas Alaidid, salah satu pengacara Guntur
Bumi, kedua belah pihak telah berdamai dengan ditandai dikembalikannya
perhiasan tersebut.

Namun demikian, kenyataannya, Hakim
melaporkan kejadian itu ke polisi dan polisi pun akhirnya menangkap
Guntur Bumi atas kasus tersebut.(ant/ary)

0 Comments

Leave a Comment

18 + thirteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password