Pengusaha Jepang Tertarik Kerajinan Kertas Koran Binjai

Medan – Pengusaha Jepang tertarik dengan produk
kerajinan kertas koran mulai dari kaca cermin, tas wanita, hingga
tempat tissu dari Kato Binjai, Sumatera Utara. “Memang belum
ada permintaan ekspor atau pesanan, tetapi salah seorang pengusaha
Jepang mengaku tertarik dengan produk yang kami hasilkan dan membeli
beberapa jenis,” kata perajin produk itu Ali Murtiyati di Medan, Minggu (9/11/2014).

Dia mengatakan itu di sela sibuk melayani pembeli di area Gebyar
Ekonomi Kreatif Kota Binjai yang digelar Pemkot Binjai bersama
Dekranasda daerah itu di Medan, 8-9 November. Murtiyati yang
juga guru itu menjelaskan, ketertarikan pengusaha Jepang itu dinyatakan
saat produk hasil kerajinan kertas koran tersebut ikut berpameran di
Jakarta tahun lalu. “Ketertarikan Jepang itu semakin memicu semangat saya dan suami mengembangkan berbagai produk,”katanya.

Apalagi Bank Indonesia Medan memberi dukungan kuat dengan menjadikan usaha binaan. Hingga dewasa ini, usahanya yang diberi nama Rumah Daur Ulang Citra
Alam Lestari yang dirintis sejak dua tahun lalu sudah menghasilkan
puluhan jenis produk mulai dari keranjang kecil tempat permen, tempat
tissu, kaca rias, tas hingga guci.

Harga jual produk itu beragam mulai dari hanya Rp3.000 hingga ratusan ribu rupiah untuk tas dan guci. Dia menolak menyebut omset per bulan dengan alasan penjualan masih terbatas pada pesanan atau saat berpromosi di pameran. “Kami membutuhkan dukungan terus dari Pemerintah khususnya dalam
promosi agar obsesi bisa menembus pasar ekspor bisa tercapai,”kata
Murtiyati.

Wali Kota Binjai H M Idaham menyebutkan Pemkot
Binjai memang memfokuskan pengembangan produk atau industri kreatif agar
perekonomian daerah tersebut bisa tetap eksis di tengah sumber daya
alam yang terbatas. “Memang belum ada produk industri
kreatif yang di ekspor, tetapi sudah semakin dikenal di pasar luar
Sumut dan luar negeri seperti Malaysia,”katanya.

Produk
kreatif di Binjai yang sudah bisa dikatakan unggul antara lain pohon
jambu air dan rambutan yang bisa ditanam di dalam pot, keripik, selai,
syrup hasil olahan dari buah rambutan serta hasil rajutan dan smok. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

six − two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password