Museum Adityawarman Padang Pamerkan Perhiasan Emas dan Perak dari Minangkabau dan Yogyakarta

Museum Adityawarman Padang Pamerkan Perhiasan Emas dan Perak dari Minangkabau dan Yogyakarta Museum Adityawarman Padang Pamerkan Perhiasan Emas dan Perak dari Minangkabau dan Yogyakarta (Foto: Lisa/Covesia)

Covesia.com - Museum Adityawarman Padang pamerkan kerajinan perhiasan emas dan perak dari Minangkabau dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan judul Jalinan Mahakarya Budaya.

Perhiasan bernilai jual tinggi dan bersejarah itu bisa dilihat pengunjung museum di Ruang Utama Pameran Lantai I Museum Adityawarman di Padang mulai Rabu hingga Sabtu (26-29/10) pukul 08.30 hingga 16.00 WIB dengan tiket masuk Rp5.000 per kepala.

Kepala Seksi Pelayanan dan Edukasi Museum Adityawarman, Vandrowis mengatakan, perhiasan yang dipamerkan ada sebanyak 90 koleksi terdiri dari 75 koleksi emas dan perak milik Museum Adityawarman dan 15 koleksi milik Museum Kotagede Yogyakarta.

"Koleksi miliki Museum Adityawarman dipamerkan hingga tahun depan sementara itu dari Yogyakarta sampai Sabtu, (30/10/2022). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang koleksi budaya terbaik Indonesia dari Sumatera Barat dan Yogyakarta," katanya.

"Perhiasan dari Yogyakarta akan dibawa lagi ke Yogyakarta," tuturnya diwawancari covesia.com di Museum Adityawarman, Jumat (28/10/2022).

Katanya, selama pameran dibuka antusias pengunjung cukup tinggi. "Sejak dibuka antusias pengunjung tinggi, tapi kita tetap membatasi satu ruanggan pameran hanya boleh diisi 15 orang dewasa hingga 20 anak-anak," tuturnya.

Kata Vandrowis, dipamerkan perhiasan emas dan perak dari Minangkabau dan Yogyakarta karena kedua daerah ini memiliki kesamaan dari hasil kerajinan yaitu berupa perak.

"Karena kesaman itu maka kita pamerkan di sini. Di Sumatera daerah terbesar penghasil sentra kerajinan emas dan perak ada di Koto Gadang Sumbar yang mulai berkembang sejak zaman kolonial Belanda, sementara itu di Yogyakarta ada Kotogede yang juga menghasilkan kerjain berupa perak. Kesamaan ini bukan dari segi nama, namun dari hasil kerajinan yaitu perak," sebutnya.

(lsa) 

Baca Juga