Opss, Menggunakan Sungai Musi, Bayar Lho

Opss Menggunakan Sungai Musi Bayar Lho Jembatan Ampera yang melintas di atas Sungai Musi, Palembang. (Foto: doc. Marjeni Rokcalva/covesia.com)

Palembang - Pemkot Palembang menyiapkan regulasi untuk mengoptimalkan pendapatan retribusi dari pengguna Sungai Musi yang selama ini sama sekali belum dipungut. "Penerbitan regulasi menjadi sangat penting untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah dari sektor angkutan sungai itu," kata Wakil Wali Kota Palembang Harnojoyo, Sabtu (15/11/2014) sebagaimana dilaporkan antara.

Menurut dia, regulasi tersebut akan mengatur jasa yang disiapkan pemkot untuk mengatur lalu lintas sungai sehingga bisa mendapatkan retribusi. Dia mencontohkan, salah satu kegiatan mengoptimalkan pendapatan asli daerah di sungai adalah dengan memandu kapal komersial yang melintas di perairan kota pempek, katanya.

Ia mengemukakan, akibat belum adanya regulasi, sampai saat ini sejumlah perusahaan belum bisa dipunggut retribusi meskipun telah menggunakan jalur sungai untuk mengangkut beragam komoditas, seperti batubara dan karet. Karena itu, melalui penerbitan regulasi maka setiap pengguna sungai akan dikenakan retribusi guna meningkatkan pendapatan asli daerah, ujarnya.

Dia menjelaskan, sejumlah perusahaan yang selama ini menggunakan jalur sungai mengangkut beragam produk secara bertahap akan dipanggil. Perusahaan-perusahaan tersebut diminta untuk berkontribusi dalam menambah pendapatan asli daerah. Harno menambahkan, aturan terkait retribusi penggunaan perairan tersebut sebenarnya bisa diimplementasikan sejak beberapa tahun lalu. "Hal itu sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah pusat yang memungkinkan retribusi penggunaan sungai dikelola pemkot," tambahnya. (ant/cal)

Berita Terkait

Baca Juga