Pengurus Masjid Babah Alun Desari Bagi-bagi Angpao Meriahkan Imlek

Pengurus Masjid Babah Alun Desari Bagibagi Angpao Meriahkan Imlek Pendiri Masjid Babah Alun Desari, Muhammad Jusuf Hamka saat membagi angkao. Foto: Antara

Covesia.com - Pengurus Masjid Babah Alun Desari yang berada di pintu gerbang Tol Depok-Antasari, Jakarta Selatan, membagi-bagi angpao saat perayaan Tahun Baru Imlek 2572, Jumat (12/2/2021). Bagi-bagi angpao diperuntukkan bagi masyarakat dhuafa dan anak yatim sekitar.

Kegiatan itu dilakukan oleh pendiri Masjid Babah Alun Desari, Muhammad Jusuf Hamka yang juga pemilik jalan Tol Desari.

Pria yang dikenal dengan kedermawanannya tersebut menyiapkan 300 angpao berwarna merah. Angpao dibagi kepada siapa saja yang datang ke Masjid Babah Alun Desari, terutama kaum dhuafa dan yatim piatu.

Bagi-bagi dilakukan setelah Salat Jumat berjamaah dihadiri oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali yang juga Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Babah Alun Desari.

"Saya tidak merayakan Imlek tetapi saya ikut acaranya (Tahun Baru Imlek) tetapi bukan ritualnya, karena saya juga pembina Klenteng Petak Sembilan," kata Jusuf.

Dia juga telah membagi-bagikan angpao kepada masyarakat yang di Klenteng Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Pusat.

Menurutnya pembagian angpao ini bagian dari syiar Islam, bahwa Islam yang Rahmatan Lil'alamin atau Rahmat bagi semua.

Ia mengatakan tidak jor-joran membagikan angpao dengan nominal fantastis, namun memastikan angpao tersebut dapat membantu masyarakat bisa membeli beras sebanyak lima liter.

"Angpo cuma simbol bukan nilai materinya tapi angpao itu isinya Rp20 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, biar bisa beli beras lima liter aja kan membantu dari pada saya bungkusin sembako, mendingin bungkusin angpao," kata pengusaha jalan tol.

Putra angkat Prof Buya Hamka itu menyebutkan momen pembagian angpao di Tahun Baru Imlek sebagai bentuk sedekah di hari Jumat atau Jumat Berkah.

"Jadi pembagian angpao ini dalam rangka perayaan Imlek sambil sodakoh, Jumat berkah, Jumat Sodakoh," ujarnya. 

Jusuf juga memastikan acara pembagian angpao tidak melanggar protokol kesehatan, kegiatan berkoordinasi dengan Kecamatan Cilandak dan Pemerintah Kota Bogor.

Pembagian dilakukan setelah Shalat Jumat, penerima diwajibkan duduk sesuai saf nya masing-masing. Jusuf mewanti-wanti warga yang datang tidak berkerumun dan tidak berdiri saat pembagian angpao, cukup duduk saja, yang berdiri tidak akan dibagi. (Antara)

Berita Terkait

Baca Juga