Semasa Hidupnya Korban Sosok yang Mudah Bergaul

Semasa Hidupnya Korban Sosok yang Mudah Bergaul SDN 16 Air Tawar Timur, Padang tempat, Veto Arya Andhiko, korban hanyut Batang Kuranji sekolah. (Foto: Defri Candra/covesia.com)

Padang - Suasana duka menyelimuti Lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Air Tawar Timur, Jalan Pinang Sori Kecamatan Padang utara Kota Padang, Sumatera Barat.

Pasalnya dua orang muridnya menjadi korban hanyut di Batang Kuranji, di kawasan Siteba. Kedunya, atas nama Abib Rahmad Daffa (ditemukan meninggal dunia), dan satu lagi atas nama Veto Arya Andhiko yang sampai saat sekrang ini masih belum ditemukan. Proses pencarian oleh tim SAR dan BPBD Kota Padang lokasi kejadian, Senin sore (17/11/2014) dihentikan.

Kepala Sekolah, Yettismi, menyebutkan, mendengar kabar Veto, siswanya yang belum ditemukan, pihak sekolah mengadakan doa bersama saat melaksanakan upacara bendera. "Veto merupakan sosok anak yang mudah bergaul, penurut dan ceria. Korban termasuk anak yang rajin dan berprestasi di kelas" katanya kepada covesia.com Senin, (17/11/2014).

Wali Kelas Korban, Fauziah menambahkan "Veto dikenal sebagai murid yang sangat santun, manja dan lansung minta maaf kalau dia berbuat salah, semenjak dari kelas satu sampai kelas empat, Veto adalah anak berbakat," katanya sambil menguraikan air mata.

Sebelumnya, Veto Arya Andhiko (11), siswa Kelas 4 SDN 16 Air Tawar Timur, sempat berpamitan kepada Ayahnya, Suhendri untuk pergi bermain bersama teman-temanya sebelum ia hanyut di Batang Kuranji di Kawasan Berok Siteba Padang, Minggu (16/11/2014). (def/cal)

Berita Terkait

Baca Juga