BBM Bersubsidi Langka, Polisi Tempatkan Personil di APMS dan SPBU

BBM Bersubsidi Langka Polisi Tempatkan Personil di APMS dan SPBU Petugas sibuk melayani pengisian BBM bersubsidi bagi pengguna sepeda motor di salah satu SPBU Kota Padang, Kamis (6/11/2014). (Muhammad Fitrah/covesia.com)

Bengkalis - BBM Bersubsidi jenis premium sejak beberapa belakangan sulit didapatkan oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis, Riau, menyusul rencana pemerintah menaikan harga BBM Bersubsidi.

Agar persolan tersebut tidak berlarut-larut, Polres Bengkalis berjanji akan melakukan pengawasan ketat dalam pendistribusian BBM dari APMS dan SPBU ke masyarakat, termasuk diantaranya menempatkan personil di APMS dan SPBU.

Kapolres Bengkalis, AKBP Andry Wibowo, Kamis (06/11/2014) mengatakan pengawasan ini dilakukan agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.

"Kita akan menempatkan personil kepolisian di APMS dan SPBU untuk mengawasi pendistribusian BBM apakah tepat sasaran atau dijual ke spekulan kemudian ditimbun." kata Kapolres seperti yang dilansir oleh GoRiau.

Ia berharap dalam kondisi saat ini jangan sampai terjadi aksi borong BBM oleh oknum tertentu. Apabila terbukti pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas kepada pelaku penimbunan serta aksi borong.

Demikian juga halnya dengan pengelola APMS dan SPBU diingatkan untuk tidak bermain-main, karena BBM merupakan kebutuhan orang banyak yang tidak boleh ditimbun. Pelaku penimbunan BBM sama dengan melakukan aksi kriminal karena merugikan banyak orang.

BBM jenis premium mulai langka diberbagai tempat di pulau Bengkalis walaupun pihak Disperindag mengklaim pasokan BBM masih stabil. Bahkan warga terpaksa harus membeli satu liter bensin dengan harga mencapai Rp 10 ribu perliter di pedagang eceran. (jfk/ary)

Berita Terkait

Baca Juga