PIOM Fest 2018 Ditabuh, Sejumlah Musisi Etnis Mancanegara Unjuk Gigi di Kota Padang

PIOM Fest 2018 Ditabuh Sejumlah Musisi Etnis Mancanegara Unjuk Gigi di Kota Padang Foto: M.Fadli MZ

Covesia.com-Ratusan warga Kota Padang tumpah ruah menyaksikan pembukaan Padang Indian Ocean Musik Festival (PIOM Fest) 2018 yang dilaksanakan di bawah jembatan Siti Nurbaya, Batang Arau, Kota Padang, Sumatera Barat. 

Kegiatan PIOM Fest 2018 diikuti oleh tujuh negara yang ikut berpartisipasi dalam pergelaran musik etnik antar negara yaitu Mauritius, Peru, India, Vietnam, Jepang, Singapore, dan Indonesia.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansyarullah menyebutkan bahwa kegiatan PIOM Fest merupakan pertunjukan jenis musik etnik dari berbagai negara dan sekaligus kegiatan skala internasional yang ke dua kali diadakan di Kota Padang.

"Kota Padang telah berubah image dari kota transit menjadi kota event dan ini pendorong Kota Padang untuk membangun pariwisata," ujar Mahyeldi saat menghadiri pembukaan PIOM Fest 2018 di jembatan Siti Nurbaya Kota Padang, Jumat, (3/8/2018).

Kata Mahyeldi, Kota Padang telah berubah menjadi  kota pariwisata dan ini telah ditetapkan oleh Kementrian Pariwisata yang bekerjasama dengan majalah Yokatta menetapkan Kota Padang sebagai salah satu dari 10 kota dengan kunjungan destinasi wisata terbaik di Indonesia.

"Ini sebuah capaian terbaik Kota Padang, dan kedepannya tentu kita harapkan ada musisi yang terus berkarya untuk memajukan pariwisata Kota Padang," ujarnya

Sejumlah musisi yang hadir pada pertunjukan PIOM Fest 2018 adalah Wilmer Montoya dari Peru, Lakshman Daz Baul dan Sonya Mazumdar dari India, Katsumizu Machi dan Miho Iqi dari Jepang, selain itu juga diikuti oleh  Erick Trithon dari Mauretius, Flame of the Forest dari Singapura dan Ba ria vung tao dari Vietnam.

Sementara itu, untuk musisi Indonesia ada  Dol Mayangsari dari Provinsi Bengkulu, Pentas Sakral dari Kota Padang, Grup Darak Badarak dari Kota Pariaman dan New Ensamble dari Sawahlunto.

(fdl)

Berita Terkait

Baca Juga