Saat Gubernur 'Rame-Rame' Dukung Jokowi

Saat Gubernur RameRame Dukung Jokowi Joko Widodo

Covesia.com - Ada fenomena menarik setelah pelantikan 9 gubernur dan wakil gubernur hasil Pilkada 2018 lalu oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (5/9) kemaren. 

Mayoritas para gubernur yang dilantik itu secara terang-terangan menyatakan dukungan kepada Jokowi di Pileg 2019 yang akan datang dan siap untuk memenangkan pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin di daerah mereka.

Di antara yang pasang badan itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Bali I Wayan Koster, Gubernur NTT Viktor Laiskodat. 

Gubernur Sultra Ali Mazi dan Gubernur Kalbar Sutarmidji. Dan sepertinya akan banyak lagi gubernur (terpilih) yang akan menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin. Sebutlah Gubernur Jatim Khofifah, Gubernur Sumsel Herman Deru, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan lainnya.

Sebelumnya sudah kita dengar pula adanya dukungan kepada Jokowi dari Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB), walaupun akan mengakhiri masa jabatannya sebentar lagi. Kemudian Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani. Mereka ini berani berlawanan dengan partai dimana mereka bergabung. 

TGB kemudian keluar dari Partai Demokrat, sementara KH Abdul Gani merupakan kader PKS. Hal sama pada Gubernur Papua Lukas Enembe yang kader Partai Demokrat, dan menyatakan siap untuk dipecat.

Gubernur yang mendukung Prabowo bukannya tidak ada, diantaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kemudian ada yang masih malu-malu menyatakan dukungannya seperti Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. 

Tapi dari 34 gubernur yang ada di Indonesia, sepertinya mayoritas mereka akan mendukung Jokowi. Hal ini sudah tampak dari komentar-komentar beberapa gubernur tersebut yang memuji-muji Jokowi ketika berkunjung ke daerahnya.

Apakah dukungan dari para gubernur itu efektif untuk mendulang suara? Tentunya butuh pembuktian lebih lanjut. Tetapi dengan adanya dukungan dari orang nomor satu di provinsi itu, tentunya kekuatan politik dan sumber daya mereka untuk memengaruhi masyarakatnya memilih pasangan yang didukung bisa maksimal. 

Apalagi di antara mereka baru saja menang dalam pertarungan pilkada. Jaringan yang pernah dipakai saat bertarung kemaren itu bisa mereka gerakkan lagi.

(lif)

Isa Kurniawan

Isa Kurniawan ( Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar )

Berita Terkait

Baca Juga