Pak Gubernur, Jembatan Layang Lembah Anai Sudah Mendesak Dibangun

Pak Gubernur Jembatan Layang Lembah Anai Sudah Mendesak Dibangun Debit air terjun Lembah Anai yang terletak di jalan lintas Kota Padang - Bukittinggi meningkat. (Dok.Covesia)

Covesia.com - Akibat curah hujan yang tinggi, Senin (10/12/2018), air terjun Lembah Anai meluap menggenangi jalan yang menjadi penghubung Padang-Bukittinggi. 

Kendaraan dari dua arah menjadi macet total karena air deras di jalan. Sebenarnya sudah berulangkali kejadian meluapnya air terjun Lembah Anai yang mengakibatkan kendaraan tidak bisa melewati kawasan tersebut, tapi solusi kongkretnya sampai sekarang belum ada.

Jalan keluar dari masalah tersebut adalah membangun jembatan layang seperti halnya jembatan layang Kelok 9 di Kabupaten Limapuluh Kota. Sudah ada rencana, tapi sampai sekarang realisasinya tidak ada juga. 

Padahal kita dengar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno beserta rombongan sering ke luar negeri, kabarnya untuk promosi sekaligus mencari investor. Tapi sudah hampir habis pula periode keduanya, pergerakan pembangunan jembatan layang itu tidak tampak juga.

Seperti yang dilaporkan Kepala Dinas Prasana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar Suprapto waktu itu, dijanjikannya tahun 2015 pengerjaan jembatan layang Lembah Anai akan dimulai. Ada dua titik pengerjaan, satu di kawasan Silaing dan satu lagi di Bukit Berbunga. 

Tapi sekarang sudah hampir habis pula tahun 2018, belum ada juga tanda-tanda adanya pekerjaan pembangunan jembatan layang tersebut. Apa yang menjadi masalahnya?

Konon, rencana pembangunan jembatan layang Lembah Anai sebenarnya sudah ada semenjak masa Orde Baru, tapi sampai sekarang tidak juga terbangun. Di sini terlihat bahwa ada tiga indikatornya ialah tidak fokus dan lobi ke Pemerintah Pusat lemah. Kalau pun ada masalah status kawasan hutan, karena peruntukannya sangat jelas, maka tidak terlalu berat menekan kementerian terkait untuk memberi izin. Kalaupun ada masalah pendanaan, tentunya tergantung kepada lobi kita lagi.

Kehadiran jembatan layang Lembah Anai sudah mendesak untuk menghindari jatuhnya korban (jiwa) ketika curah hujan tinggi. Kemudian dengan dibangunnya jembatan layang akan membuat kawasan tersebut semakin tacelak (indah) dan menjadi ikon baru pariwisata Sumbar. 

Kawasan Lembah Anai yang terkenal juga dengan nama Bukik Tambun Tulang itu, merupakan kawasan yang telah melegenda. Untuk itu harus ada perhatian khusus agar jembatan layang yang telah direncanakan itu segera dibangun.

(lif)

Isa Kurniawan

Isa Kurniawan ( Koordinator Komunitas Pemerhati Sumbar )

Berita Terkait

Baca Juga