Penyandang Down Syndrom dan Autis Bukittinggi Unjuk Kemampuan Seni di Jam Gadang

Penyandang Down Syndrom dan Autis Bukittinggi Unjuk Kemampuan Seni di Jam Gadang Penyandang Down Sydrom dan Autis Bukittinggi Unjuk Kemampuan Seni di Jam Gadang, Kamis (4/4/2019)(Foto: Covesia/ Debi)

Covesia.com - Dalam rangka memperingati hari down syndrom dan hari Autis Internasional, anak-anak penyandang down syndrom dan autis di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) unjuk kemampuan seni di plataran objek wisata Jam Gadang, Kamis (4/4/2019).

Forum Komunikasi Orang Tua Anak Spesial Bukittinggi Yanti Brasco mengatakan peringatan itu dilaksanakan di Jam Gadang dengan tujuan mendekatkan anak berkebutuhan tersebut pada masyarakat sekaligus unjuk kebolehan.

"Kita ingin memperlihat anak-anak berkebutuhan ini ke masyarakat karena mereka bisa menunjukan kemampuan mereka jadi tidak ada yang membedakan mereka dengan anak-anak lainnya," katanya.

Adapun kemampuan yang ditunjukkan anak-anak itu seperti bermain talempong, pantomim, menari, band, menyanyi, bermain angklung, silek dan bercerita.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan pelepasan seribu balon oleh para orangtua dan anak-anak penyandang down syndrom dan autis.

"Pelepasan balon mengandung makna bahwa para orangtua dari anak penyandang sindrom down bisa bebas berharap bahwa anaknya dapat tumbuh ceria melewatkan masa kanak-kanak seperti anak-anak pada umumnya," jelasnya.

Bagi anak tambahnya pelepasan balon mengandung makna bahwa anak-anak dalam kondisi tersebut juga harus bebas bersosialisasi dengan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

"Anak-anak dalam kondisi apapun harus bebas dan lepas dalam mengekspresikan minatnya," sebutnya.

Meski dengan kondisi khusus, anak-anak itu memiliki minat dan kelebihan seperti anak normal lainnya terutama kemampuan bidang seni seperti bernyanyi, bermain alat musik dan menari.

(deb/don) 

Berita Terkait

Baca Juga