Perlintasan Kembali Telan Korban, Komunitas Kereta Api Minta PT KAI Gencar Lakukan Sosialisasi

Perlintasan Kembali Telan Korban Komunitas Kereta Api Minta PT KAI Gencar Lakukan Sosialisasi Komunitas Pencinta Kereta Api Drive 2 Sumatra Barat (KPKD2SB)

Covesia.com - Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di kota Padang, Sumatera Barat kembali telan korban, baru-baru ini kecelakaan maut itu menewaskan pengendara sepeda motor, yakni ayah dan anak tertabrak kereta api jurusan Bandara Internasional Minangkabu di kawasan Lubuk Buaya pada Senin (22/7) kemaren.

Baca juga: Ditabrak Kereta Api di Padang, Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi Kejadian

Menanggapi peristiwa tersebut, Komunitas Pecinta Kereta Api Drive 2 Sumatera Barat (KPKD2SB) sangat menyayangkan kecelakaan tersebut dan mendorong PT KAI wilayah Sumbar itu untuk lebih giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di perlintasan kereta api.

"Kami minta kepada PT KAI agar lebih gencar lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khusus bagi pengendara yang melintas di perlintasan kereta api. Penyuluhan seharus dilakukan berkesinambungan dan sifatnya terus menerus," ujar Ketua Komunitas KPKD2SB kepada Covesia.com melalui pesan WhatAppnya, Rabu (24/7/2019).

Agar kecelakaan serupa tidak terjadi lagi, Anggi juga menghimbau pengendara agar selalu waspada dan berhati-hati di perlintasan kereta api.

"khusus buat pengendara yang melintas, kami dari komunitas menghibau agar utamakan keselamatan, mematuhi rambu-rambu yang ada disekitar perlintasan. Kurangi kecepatan kendaraan, lihat kiri kanan jika saat sebelum melewati, dan agar selalu megutamakan perjalanan kereta api," himbau Anggi yang membentuk komunitasnya November 2010 itu.

Baca juga: Komunitas Pencinta Kereta Api Drive 2 Sumatra Barat Terbentuk Berawal Dari Keprihatinan

"Kami dari komunitas mungkin tidak bisa berbuat secara banyak, tetapi insyaallah untuk peristiwa ini kita dari komunitas pasti tidak ingin ada pihak yang dirugikan terutama pihak KAI dan masyarakat. Kita berharap pihak KAI juga ada tindakan agar kecelakaan diperlintasan semakin kecil dan semakin tingginya kesadaran masyarakat," harapnya. 

"Kedepan, kami insyaallah akan mencoba menggiatkan kembali sosialisasi diperlintasan, dan akan melakukan kegiatan baik berbagi dengan petugas sukarelawan (pihak masyarakat) yang membantu menjaga perlintasan. Namun itu tidak mudah bagi kami, butuh dukungan semua pihak," tutup Anggi.

Baca juga: Gandeng KPKD2SB, PT KAI Sosialisasikan Pengguna Jalan 'Stop Menerobos Perlintasan'

Masih di bulan yang sama, kecelakaan di perlintasan juga terjadi di kota Pariaman pada Jumat (5/7), tepatnya di pasar Pariaman dimana kereta api wisata jurusan Padang-Pariaman menabrak minibus, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

(dnq)

Baca juga: Satu Unit Minibus Remuk Dihantam Kereta Api Sibinuang di Pariaman

Berita Terkait

Baca Juga