Sambut Hari Disabilitas 2014, LPP-RRI Gelar Gerak Jalan

Sambut Hari Disabilitas 2014 LPPRRI Gelar Gerak Jalan Dalam rangka menyambut hari disabilitas internasional 2014,LPP-RRI Bukittinggi mengadakan agenda gerak jalan bagi penyandang disabilitas.(Foto /Jontra, covesia. com)

Bukittinggi - Menyambut hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada Minggu, 30 November 2014 bulan ini, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) Bukittinggi menyatakan kesiapan mereka.

Sementara itu, agenda yang akan dilaksanakan adalah mengadakan kegiatan gerak jalan disabilitas. Agenda ini juga akan dilaksanakan secara serentak pada seluruh stasiun RRI se Indonesia.

Kepala Stasiun LPP RRI Bukittinggi, Fitra Widjaja, dalam rapat bersama panitia gerak jalan disabilitas Rabu (12/11/2014) mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memberikan rasa percaya diri bagi seluruh penderita disabilitas atau cacat, sehingga mereka terasa lebih diperhatikan dan diterima dalam kondisi yang sama dalam kehidupan bermasyarakat.

"Penyandang cacat atau disabilitas memiliki kesempatan yang sama dengan manusia normal dalam memperoleh pendidikan, tumbuh kembang, mereka juga manusia produktif yang perlu mendapatkan perhatian khusus, "jelasnya.

Menurut Fitra Widjaja, RRI sebagai media penyiaran publik sudah sepatutnya memberikan perhatian pada para penyandang disabilitas, dan momen peringatan hari disabilitas internasional merupakan saat yang tepat untuk membantu mereka.

"Dari segi fisik mereka juga tidak kalah kuat berjalan kaki seperti manusia normal lainnya.

Namun terkadang sebagian dari orang tua mereka terasa minder dengan kondisi anaknya dan hal itu jadi tugas kita sebagai lembaga penyiaran publik untuk dapat mempersatukan masyarakat, termasuk bagi mereka yang memiliki kekurangan ini, "terangnya.

"Kedepan kegiatan ini akan disenergikan dengan program pemerintah kota khusus bagi anak penyandang cacat atau disabilitas melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dengan mengadakan semacam perlombaan dan LPP RRI Bukittinggi akan turut berpartisipasi aktif menfasilitasi, "jelasnya.

Dia juga berharap, gerak jalan disabilitas yang akan diadakan ini turut memotivasi dan menggembirakan anak penyandang cacat, karena kondisi seharusnya mereka sama dengan anak-anak normal dan suasana seperti ini sangat mereka butuhkan.

Sementara itu didalam Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juga dijelaskan penyandang cacat atau disabilitas juga memiliki hak untuk tumbuh kembang, memperoleh pendidikan, perlindungan, serta menyatakan potensi yang dimiliki oleh para penyandang disabilitas.(jmb)

Berita Terkait

Baca Juga