Touring Bareng Komunitas, Ini Tips Berkendara Aman yang Perlu Diketahui

Touring Bareng Komunitas Ini Tips Berkendara Aman yang Perlu Diketahui ilustrasi: Pixabay

Covesia.com - Bicara touring, perjalanan yang dilakukan bersama rekan komunitas ini juga bertujuan mempererat keakraban dan berbagi pengalaman seputar kendaraan, hingga berbagi tips yang diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pada saat perjalanan.

Berbeda dengan berkendara secara tunggal atau sendirian, berkendara dalam rangkaian membutuhkan kewaspadaan yang lebih untuk menjaga keamanan saat berkendara (safety driving). Apabila berkendara sendiri, prioritas utama adalah keselamatan diri sendiri dan penumpang.

Namun lain halnya jika anda berkendara bersama komunitas, dimana anda dituntut untuk dapat bekerja sama dengan anggota lainnya. Berikut tips berkendara aman saat touring bersama komunitas dikutip covesia.com dari laman Rajamobil :

Periksa Kondisi Kendaraan

Terlepas dari cara mengemudikan kendaraan, penting bagi seorang pengendara untuk mempelajari hal dasar seperti memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, misalnya seperti memeriksa kondisi lampu kendaraan, oli, rem, ban, air wiper dan ban candangan.

Sebelum memulai perjalanan, pastikan bahan bakar terisi penuh dan tidak habis sampai SPBU berikutnya. Tak salah uangkan waktu untuk melihat kondisi mesin, apakah ada kebocoran pada salah satu komponen di dalamnya. Untuk keadaan darurat, baiknya persiapkan nomor layanan yang dapat dihubungi salah satunya layanan derek kendaraan.

Rencanakan Rute yang Akan Dilewati

Alangkah baiknya cek rute perjalanan anda untuk memastikan tempat pemberhentian penting, seperti Rest Area, SPBU dan bengkel untuk keadaan darurat. Untuk mempermudah sebaiknya gunakan fitur GPS demi memastikan anda berada di daerah yang benar.

Siapkan Barang Bawaan

Rencanakan barang-barang bawaan anda untuk memastikan segala kebutuhan dalam perjalanan dapat terpenuhi dan kabin serta bagasi tidak penuh sesak dengan barang-barang yang tidak diperlukan. Beberapa perangkat seperti power bank, charger ponsel mobil, lampu senter, cable jumper serta kotak P3K sangat diperlukan terutama dalam keadaan darurat.

Jangan lupa untuk menyiapkan tali pengikat bagasi, agar barang pada bagasi anda tidak bergeser dan mengganggu konsentrasi. Juga sediakan cemilan atau makanan ringan sebagai teman perjalanan dan pengganjel di saat lapar namun jarak perjalanan masih jauh menuju rumah makan terdekat.

Patuhi Rambu Lalu Lintas

Kegiatan touring biasanya melibatkan konvoi kendaraan dalam jumlah banyak. Maka, sangat penting untuk tetap menjaga rangkaian, namun tetap harus mengutamakan peraturan lalu lintas agar tidak mengganggu kenyamanan dari pengguna jalan yang lainnya. Selain itu, rangkaian di depan sebaiknya menunggu anggota lain yang terputus karena lampu merah.

Pastikan Komunikasi Lancar

Berkonvoi dengan mobil memerlukan kemampuan berkendara secara teratur dan tertib selama di jalan dan pastinya sesuai dengan rangkaian acara touring yang sudah disusun.

Untuk menjaga kondisi teratur tersebut, menjaga komunikasi tiap kendaraan anggota menjadi aspek penting, termasuk navigasi dan koordinasi dalam perjalanan agar waktu menuju lokasi tujuan sesuai dengan susunan rangkaian acara.

Siapkan Titik Pemberhentian

Selama perjalanan jarak jauh, ada banyak hal yang bisa merepotkan pengendara seperti buang air kecil atau mengisi bahan bakar. Karena itu, panitia harus menentukan titik lokasi pemberhentian seperti di tempat ibadah dan SPBU.

Salah satu anggota komunitas Trailblazer Indonesia (TBZI), Budi Harnata mengatakan bahwa, setiap komunitas wajib memperhatikan aspek keselamatan berkendara, terutama waktu kegiatan touring.

Pembekalan keselamatan berkendara setiap anggota selalu kami terapkan sejak masa persiapan hingga saat touring berlangsung. “Kami berharap dapat memberikan contoh baik pada masyarakat dan komunitas otomotif lainnya,” tambahnya.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga