SMAN 2 Lubuk Sikaping-Pasaman Meriahkan ‘Raun Literasi’

SMAN 2 Lubuk SikapingPasaman Meriahkan ‘Raun Literasi’ SMAN 2 Lubuk Sikaping menampilkan petikan pertunjukan ‘Dua Senja’ di gelaran ‘Raun Literasi’. Pentas yang berlangsung di halaman kantor bupati Pasaman, Sabtu (16/11/2019)(Foto: Istimewa)

Covesia.com - Di tengah rinai, SMAN 2 Lubuk Sikaping menampilkan petikan pertunjukan ‘Dua Senja’ di gelaran ‘Raun Literasi’. Pentas yang berlangsung di halaman kantor bupati Pasaman (16/11) hanya berlangsung 15 menit. 

“Ini memang hanya untuk uji mental anak-anak sebelum tampil di Padang,” ujar Marlis Suarni, S.Pd, pemimpin grup teater SMAN 2 Lubuk Sikaping ini.

Marlis menambahkan, pementasan ‘Dua Senja’ merupakan bagian Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang diadakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sebanyak 21 sekolah di Sumatra Barat dijadikan tempat seniman berkarya. Rencananya, 27-29 November 2019 seluruh sekolah akan diminta presentasi karya di Padang. katanya.

Selama tiga bulan, aktor sudah dilatih oleh seniman yang ditunjuk oleh Panitia GSMS, S Metron Masdison. Karya ‘Dua Senja’ juga merupakan naskah drama yang ditulis seniman asal Padang itu. 

“Temanya cocok. Tentang Perang Paderi yang juga berlangsung di sekitar Pasaman. Dibumbui oleh romansa percintaan antara dua keluarga, Paderi dan Adat yang sudah lama bersiteru. Secara psikologis, saya kira cocok untuk pelajar,” alasannya memilih naskah yang ditulisnya 2013 lalu. 

Raun Literasi sendiri merupakan acara yang digagas 13 komunitas literasi yang ada di Pasaman. Acara di kantor bupati itu merupakan yang ketiga dan dibantu oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabaupaten Pasaman.

“Kami ingin menggerakkan budaya literasi secara maksimal,” komentar Arbi Tanjung, ketua panitia. Setelah ini, ia berencana menggerakkan komunitas untuk mencari ciri dari Pasaman. Sungai akan menjadi fokus.

“Saat ini kami sedang menyiapkan kumpulan puisi tentang sungai di Pasaman,” tambahnya. 

Dalam acara itu juga ditampilkan Lomba Melukis untuk PAUD. Kemudian, baca puisi dan musikalisasi puisi dari pelajar di Pasaman. 

(ril/don)




Berita Terkait

Baca Juga