Angkat Kembali Nilai Budaya dan Kearifan Lokal, Pemkot Pariaman Adakan "Malamang" Massal

Angkat Kembali Nilai Budaya dan Kearifan Lokal Pemkot Pariaman Adakan Malamang Massal Para ibu-ibu di Kota Pariaman pada kegiatan "Malamang" massal di daerah itu, Rabu (27/11/2019)( Foto: humas)

Covesia.com - Untuk mengangkat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, mengadakan "malamang" massal, yang bertempat di Rumah Tabuik Subarang di kota tersebut, pada Rabu (27/11/2019).

"Malamang adalah kearifan lokal dan budaya kota ini. Jadi harus kita angkat lagi kepermukaan, sebab budaya ini tidak begitu dikenal masyarakat," kata Walikota Pariaman, Genius Umar, pada Rabu (27/11/2019).

Lanjut Genius, sebenarnya masih ada desa dan kelurahan yang masih melestarikan "malamang" ini setiap tahunnya. Namun itu tidak banyak yang meletarikannya.

"Untuk itu, makanya kami akan mengangkat "malamang" ini menjadi sebuah ivent budaya yang akan dilaksanakan setiap tahunnya di Kota Pariaman," sebut Genius.

Dikatakan Genius, kegiatan "malamang" massal kali ini, baru pertama kalinya dilakukan oleh Kota Pariaman.

Genius menyebutkan, sekilas sebenarnya "malamang" atau memasak lemang ini, tidak ada yang istimewa. Namun karena "malamang" adalah makanan khas Pariaman dan harus dilestarikan. 

"Yang biasanya dilakukan di saat hari-hari tertentu, seperti hari Maulid Nabi dan acara selamatan," katanya.

Genius juga menjelaskan, malamang yaitu, memasak suatu adonan beras ketan putih dan santan yang dimasukkan ke dalam bambu yang sebelumnya sudah dialasi dengan daun pisang di dalamnya. Kemudian di bakar di atas bara api.

Genius juga katakan, selain tradisi, namun memasak lemang hari ini sekalian untuk menyambut kunjungan Walikota Taiping, Perak, Malaysia, Omor Bin Saad.

(per/don)


Berita Terkait

Baca Juga