5 Fakta Unik Bahasa Jawa yang Orang Indonesia Perlu Tahu

5 Fakta Unik Bahasa Jawa yang Orang Indonesia Perlu Tahu ilustrasi

Covesia.com - Bahasa Jawa merupakan bahasa yang digunakan penduduk bersuku bangsa Jawa di Tengah dan Timur. Meskipun sama-sama bahasa Jawa, akan tetapi dialek di beberapa daerah cukup berbeda.

Siapa yang sangka ternyata bahasa Jawa memiliki pesona yang mengagumkan. Mungkin saja belum pernah kita ketahui sebelumnya. Banyak fakta unik bahasa Jawa yang luput dari perhatian kita selama ini. Penasaran seperti apa fakta bahasa Jawa yang orang Indonesia perlu tahu?

1. Bahasa daerah nomor 2 yang paling banyak dDigunakan

Bahasa Jawa menjadi bahasa daerah urutan dua yang paling banyak digunakan di Indonesia. Bahasa Jawa juga menjadi salah satu bahasa yang lebih umum dikenal oleh masyarakat, selain bahasa Indonesia.

2. Masuk dalam daftar google translate

Pada tahun 2013 tepatnya tanggal 24 Mei, layanan translate bahasa Jawa resmi dirilis. Alasannya adalah bahasa Jawa sudah menjadi tren di mesin pencari Google. Dan dari segi penutur bahasa Jawa di Indonesia mencapai 85 juta jiwa, tentu jumlah ini tidaklah sedikit.

3. Setiap daerah memiliki dialek khas

Dialek dari bahasa Jawa Tengah ataupun Jawa Timur berbeda. Mereka yang tinggal di Surabaya terbiasa dengan bahasa yang dikenal dengan sebutan Suroboyoan. Sedangkan Malang, Jawa Timur memiliki bahasa Jawa unik yang disebut Walikan.

Kalau Jawa Tengah dan Yogyakarta memiliki bahasa Jawa yang lebih halus penuturannya karena kebanyakan menggunakan gaya tutur krama alias Jawa halus.

4. Memiliki tingkatan penggunaan

Ada empat tingkatan penuturan Bahasa Jawa. Dan ini biasanya dilambangkan sebagai bentuk penghormatan. Keempat tingkat Bahasa Jawa tersebut di antaranya adalah ngoko (kasar), madya (biasa), krama (halus) dan krama inggil (halus sekali).

5. Hanacarakan masuk jadi aksara terindah di dunia

Dikutip dalam matadornetwork.com, bahasa Jawa masuk ke dalam daftar aksara terindah di dunia. Hanacaraka datasawala padhajayanya magabathanga adalah huruf aksara yang terkenal di Jawa.

Selain Indonesia yang memiliki Hanacaraka. Beberapa negara lain ternyata juga memiliki huruf aksara lho. Ada Brumese (Myanmar), Sinhala (Sri Lanka), Georgia (Georgia) dan Tagalog (Filipina).

Sumber: Detikcom

Berita Terkait

Baca Juga