Minat Baca Masyarakat Tinggi, Rumah Baca Cumateh Agam Kekurangan Buku

Minat Baca Masyarakat Tinggi Rumah Baca Cumateh Agam Kekurangan Buku Rumah baca Cumateh Agam (Foto: Johan)

Covesia.com - Meski minat baca masyarakat cukup tinggi, Rumah baca Pemuda RK Cumateh, Nagari Persiapan Sungai Jariang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih kekurangan buku. 

Ketua Pemuda Cumateh, Mesfian Dreki mengatakan, saat ini perpustakaan RK Cumateh hanya memiliki 146 unit buku, jumlah tersebut bisa dibilang paling sedikit jika dibandingkan dengan rumah baca pada umumnya.

"Buku yang kami punya hanya 146 buah, bacaan masyarakat ya itu-itu saja, bahkan pemuda juga ikut membaca buku cerita untuk anak-anak" ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com, Senin (2/12/2019).

Dikatakannya, Buku-buku milik rumah baca Cumateh merupakan sumbangan dari para donatur, mahasiswa dan perantau setempat. "Jika dilihat dari antusiasnya masyarakat mereka menginginkan ada tambahahan buku baik dari donatur maupun pemerintah daerah," lanjutnya.

Hal senada juga diucapkan Deni pemuda setempat. Menurutnya saat ini pemuda Cumateh membutuhkan buku tentang kewirausahaan dan pertanian, banyak hal yang belum diketahui pemuda namun kesulitan mencari tahu karena tidak ada buku tersebut di Rumah baca.

"Jika ada buku pengetahuan tentang Mesin otomotif dan peternakan, kami bisa belajar dan berwirausaha. Saya berharap keinginan kami ini bisa didengarkan oleh pemerintah daerah," harapnya.

(han/don)

Berita Terkait

Baca Juga