Kontribusi Pemuda dalam Kemajuan Pembangunan Sumbar

Kontribusi Pemuda dalam Kemajuan Pembangunan Sumbar Audy Joinaldy

Covesia.com - Ada banyak peristiwa yang melibatkan pemuda sebagai pemeran utama yang kemudian dianggap menjadi catatan penting dalam sejarah bangsa kita. Pemuda menjadi salah satu kunci terlahirnya Negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di atas kemajemukan bangsa Indonesia.

Perjalanan panjang negara hingga saat ini tidak lepas dari warna-warni yang diberikan pemuda yang peduli pada bangsa dan negaranya. Seperti pidato Bung Soekarno “Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku goncangkan dunia,” menyiratkan pesan yang sangat mendalam bahwa pemuda bisa membuat perubahan.

Lalu, siapa itu pemuda? Apa mereka yang usianya 30 tahun ke bawah? Atau mereka yang berikrar di organisasi-organisai kepemudaan saja? Tentu banyak aspek yang bisa dijadikan dasar untuk membuat definisi pemuda, baik ditinjau dari usia, penampilan, ideologi dan sebagainya. Secara Eksplisit pada pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan memuat pengertian Pemuda, yaitu warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun.

Dalam menjalankan perannya, salah satu fungsi pemuda yaitu sebagai pengawas atas hal-hal yang terjadi disekitarnya. Fungsi ini menjadi sangat penting dilakukan demi merespon gejala-gejala sosial maupun kebijakan-kebijakan pemerintah yang dirasa tidak sesuai dengan perkembangan dan norma-norma yang berlaku di lingkungan masyarakat.

Pemuda Generasi Milenial

Perbedaan yang menjadi ciri khas pemuda di era milenial dengan pemuda sebelumnya adalah perkembangan teknologi sekarang ini yang telah menjadikan para pemuda milenial masuk dalam dunia digital.

Dengan semakin berkembangannya dunia teknologi maka peranan pemuda semakin memberi arti demi menjaga kesimbangan kehidupan bermasyarakat dan menyikapi kebijakan-kebijakan publik yang diberlakukan. Salah satu aspek paling penting dan dekat dengan kita adalah pengawasan pelayanan publik dari Pemerintah sebagai penyelenggara kepada masyarakat sebagi pengguna layanan.

Peranan generasi muda dalam pembangunan sangat penting artinya, bukan saja karena pemuda sebagai lapisan masyarakat paling besar tetapi yang paling penting adalah tanpa potensi dan kreativitas generasi muda, maka pembangunan akan dapat kehilangan arah. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat diperlukan peran pemerintah serta semua lapisan masyarakat terutama generasi muda yang perlu dipersiapkan sebaik baiknya untuk menerima tongkat estafet agar dapat melanjutkan perjuangan bangsa dan mampu menghadapi tantangan dan menjawab tantangan dimasa yang akan datang.

Sebagai generasi penerus, milenial terutama pelajar dan mahasiswa harus tangguh menghadapi tantangan yang akan datang demi tercapainya tujuan dan cita-cita bangsa dan Negara dalam satu gerak langkah yang terarah, terpadu dan berkesinambungan maka generasi muda perlu dipersiapkan secara matang dan usaha persiapan itu melalui program pembinaan generasi muda. Pembangunan membutuhkan generasi muda yang potensial, produktif, kreatif, serta mempunyai inspiratif yang konstruktif.

Seiring perkembangan teknologi, maka pemuda juga dituntut semakin peka dan peduli terhadap perkembangan dan inovasi yang diterapkan para penyelenggara layanan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Namun demikian, Organisasi Penyelenggara layanan pun diharapkan tidak alergi dengan kritik dan saran dari pemuda yang dimaksudkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan serta upaya pemahaman kebutuhan yang ada di masyarakat sebagai pengguna layanan.

Maka sangat penting sinergi dan partisipasi aktif antara pemuda dan penyelenggara layanan dalam upaya peningkatan pelayanan publik demi terwujudnya tata kelola pemerintah yang baik dan bersih. Dengan demikian, Pemuda sebagai  pelayanan publik dapat memberi kontribusi dalam meningkatakan kualitas penyelenggaraan layanan. Partisipasi generasi muda dalam pembangunan harus sejalan dengan cita-cita nasional.

Milenial Berinovasi untuk Pembangunan Sumbar

Sudah saatnya bagi para pemuda melaksanakan perannya sebagai agent of change yaitu mendorong terjadinya inovasi bangsa kearah yang lebih baik termasuk dalam politiknya. Kita para pemuda harus peduli dan optimis untuk menciptakan kualitas politik yang baik di negara yang tercinta ini. Karena perbaikan politik hanya akan terjadi apabila ada orang yang baik, professional, dan berintegritas masuk kedalamnya.

Terutama untuk tanah minang, Sumatera Barat. Para pemuda minang merupakan ujung tombak dalam melakukan perubahan sehingga untuk perlu karakter cerdas, kreatif serta memiliki daya saing dan selalu berkeinginan untuk mengembangkan diri, sehingga bisa mengembangkan pembangunan daerah menjadi lebih maju lagi.

Adapun beberapa alasan mengapa anggota mesyarakat perlu berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan yaitu mereka memahami sesungguhnya tentang keadaan lingkungan sosial dan ekonomi masyarakat. Mereka mampu menganalisis sebab dan akibat dari berbagai kejadian yang terjadi dalam masyarakat. Mereka mampu merumuskan solusi untuk mengatasi permasalahan dan kendala yang dihadapi masyarakat. Mereka mampu memanfaatkan sumber daya pembangunan yang terdiri dari SDA, SDM, Dana dan Teknologi yang dimiliki utnuk meningkatkan produksi dan produktivitas.

(*)


 

Dr (cand). Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng

Dr (cand). Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng ( Tokoh Milenial Sumbar )

Berita Terkait

Baca Juga